Breaking News:

Kabupaten Klaten

Debit Sungai Dengkeng Tinggi, Tanggul Jebol 10 Meter di Cawas Klaten Segera Diperbaiki

Bupati Hamenang mengatakan, penanganan tanggul memerlukan koordinasi lintas instansi.

|
Editor: Delta Lidina
TribunSolo/Zharfan Muhana
TANGGUL JEBOL KLATEN - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo berdiskusi dengan petugas saat meninjau tanggul Sungai Dengkeng yang jebol di Desa Cawas, Rabu (4/3/2026). 

TRIBUNTRENDS.COM, KLATEN – Tanggul Sungai Dengkeng yang jebol di Kecamatan Cawas, Klaten, memiliki kedalaman kerusakan sekitar 10 meter.  

Pemerintah daerah menargetkan perbaikan segera dilakukan dalam satu hingga dua hari ke depan. 

Kerusakan tanggul terjadi di dua lokasi, yakni Desa Cawas dan Desa Japanan. 

Akibatnya, air sungai meluap ke sejumlah wilayah permukiman warga. 

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meninjau langsung kondisi tanggul yang jebol tersebut pada Rabu (4/3/2026). 

Di lokasi peninjauan, ia terlihat berdiri di atas tepi tanggul sambil menunjuk area yang rusak dan berdiskusi dengan petugas lapangan. 

Beberapa personel BPBD, relawan, hingga aparat desa terlihat berada di sekitar lokasi sambil memantau kondisi aliran sungai. 

Baca juga: Tanggul Jebol di Cawas Klaten, Bupati Hamenang Ajak Pengusaha Pasir Ikut Turun Tangan

Arus Sungai Dengkeng tampak deras, dengan warna air kecokelatan membawa material lumpur dan ranting pohon. 

Bupati Hamenang mengatakan, penanganan tanggul memerlukan koordinasi lintas instansi.

TANGGUL KLATEN JEBOL - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memantau kondisi Sungai Dengkeng saat meninjau tanggul jebol di Kecamatan Cawas, Klaten, Rabu (4/3/2026). Kerusakan tanggul diperkirakan mencapai kedalaman sekitar 10 meter.
TANGGUL KLATEN JEBOL - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memantau kondisi Sungai Dengkeng saat meninjau tanggul jebol di Kecamatan Cawas, Klaten, Rabu (4/3/2026). Kerusakan tanggul diperkirakan mencapai kedalaman sekitar 10 meter. (TribunSolo/Zharfan Muhana)

Hal itu dilakukan untuk menentukan langkah teknis perbaikan. 

"Tadi diskusi antara BBWS, PU, kemudian BPBD dan yang lainnya. Strategi seperti apa yang mungkin bisa dijalankan agar ini bisa ditangani agak cepat," ujarnya. 

Menurutnya, kondisi debit air sungai yang masih tinggi menjadi salah satu tantangan dalam proses perbaikan. 

Selain itu, kerusakan tanggul yang cukup dalam juga memerlukan penanganan khusus.
Namun pemerintah daerah memastikan perbaikan segera dilakukan. 

"Satu dua hari kedepan akan dijalankan (perbaikan). Nah, yang pertama ini perlu gotong royong," jelasnya. 

Selain meninjau lokasi tanggul jebol, rombongan pemerintah daerah juga memeriksa kondisi warga terdampak banjir. 

Lokasi pengungsian sementara berada di Kantor Desa Cawas

Pemerintah daerah memastikan penanganan darurat terus dilakukan sambil menunggu proses perbaikan tanggul dimulai. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)

Sumber: Tribun Solo
Tags:
Hamenang Wajar IsmoyoCawasPemkab Klaten
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved