Breaking News:

Berita Viral

Pandji Berkali-kali Bawa Nama Gibran di Materinya, Ade Armando Duga Ada Agenda, soal Pilpres 2029?

Ade Armando menduga ada agenda di balik komedi Pandji dalam pertunjukan Mens Rea, terlebih sudah sering menyebut nama Gibran dalam show-nya.

Editor: ninda iswara
Instagram/@pandji.pragiwaksono | Kompas
MENS REA PANDJI PRAGI Ade Armando menduga ada agenda di balik komedi Pandji dalam pertunjukan Mens Rea, terlebih sudah sering menyebut nama Gibran dalam show-nya. 

Ringkasan Berita:
  • Ade Armando menduga ada agenda di balik komedi Pandji Pragiwaksono dalam pertunjukan Mens Rea.
  • Pandji Pragiwaksono sudah berkali-kali menyinggung nama Gibran dalam komedianya.
  • Ade Armando pun menduga ada rencana yang tengah dipersiapkan untuk Pilpres 2029.

TRIBUNTRENDS.COM - Ade Armando, pegiat media sosial yang juga merupakan politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), menyoroti materi stand-up comedy yang kerap dibawakan Pandji Pragiwaksono.

Dalam pandangannya, nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hampir selalu menjadi sasaran sentilan Pandji.

Menurut Ade Armando, kemunculan kritik dan sindiran tersebut bukanlah sesuatu yang kebetulan.

Ia menduga ada agenda tertentu di balik berulangnya komentar bahkan ejekan yang diarahkan Pandji kepada Gibran.

Pasalnya, sentilan itu tidak hanya muncul sekali dua kali, melainkan terus berulang di berbagai kesempatan.

Pandji diketahui cukup konsisten mengomentari sosok Gibran, baik sebelum maupun setelah putra Presiden Joko Widodo itu resmi menjabat sebagai Wakil Presiden mendampingi Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga: 3 Cara Gibran Balas Kritik Pedas Pandji Pragiwaksono, Pengamat Politik Bedah: Respon Secara Simbolis

Dalam beberapa momen, Pandji bahkan secara khusus membahas langkah Gibran yang dinilainya nekat maju dalam kontestasi wakil presiden.

Salah satu hal yang kerap disinggung Pandji adalah perubahan aturan oleh Mahkamah Konstitusi yang membuka jalan bagi Gibran untuk maju sebagai wapres.

Ia juga beberapa kali menyindir soal usia Gibran yang saat itu belum memenuhi syarat, seolah menggambarkan ketidaksabaran untuk menunggu hingga batas usia yang ditentukan terpenuhi.

Rangkaian sentilan tersebut, menurut Ade Armando, menunjukkan pola kritik yang konsisten dan patut dicermati lebih jauh, mengingat isu yang diangkat selalu kembali pada figur Gibran dan proses politik yang mengantarkannya ke posisi Wakil Presiden.

"Kata Pandji "Kenapa buru-buru? Kenapa harus mengubah aturan gitu? Nunggu aja, nunggu ulang tahun lagi aja beberapa kali, entar juga nyampai ke batas usia yang ditentukan. Jadi, kenapa harus buru-buru? Pandji kemudian melanjutkan begini, kayaknya emang anaknya Pak Jokowi ini enggak bisa nunggu deh"."

"Jadi, Anda bisa lihat betapa rendahnya dia menggambarkan Gibran. Padahal kalau dia cukup membaca atau menonton, dia seharusnya tahu bahwa yang berkeras agar Gibran maju sebagai wakil presiden adalah Prabowo," kata Ade Armando dalam tayangan Youtube Cokro Tv, yang didirikan oleh pegiat media sosial Eko Kuntadhi, Senin (5/1/2026).

Ade menjelaskan Gibran sendiri sebenarnya enggan maju di Pilpres 2024, tapi Prabowo yang berulang kali mendesak agar Gibran maju.

"(Alasannya) karena satu alasan logis, semua survei di saat itu menunjukkan bahwa peluang keterpilihan atau elektabilitas Prabowo paling tinggi adalah kalau Gibran menjadi wapres," ungkap Ade.

Ia juga menjelaskan Gibran tidak campur tangan dalam perubahan undang-undang agar meloloskannya maju Pilpres 2024.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Tags:
Pandji PragiwaksonoAde Armando
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved