Kabupaten Klaten
Bupati Hamenang Dorong Kopi Lereng Merapi Jadi Andalan Klaten
Sektor kopi memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi ikon ekonomi baru di wilayah selatan Jawa Tengah.
Editor: Delta Lidina
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNTRENDS.COM, KLATEN – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan komitmennya untuk memperkuat industri kopi lokal, khususnya kopi dari lereng Gunung Merapi yang selama ini dikenal memiliki cita rasa khas.
Hal itu disampaikan Hamenang dalam pembukaan Klaten Coffee Festival 2025 di Alun-Alun Klaten, Sabtu (18/10/2025) malam.
Festival ini diikuti lebih dari 60 pelaku UMKM kopi dan kuliner, dengan sajian hiburan musik serta atraksi barista muda.
“Ada pendampingan dari DKUKMP berkaitan dengan Kopi Sapuangin mulai dari packaging, produk, sampai pameran. Event ini bukti support kami kepada industri kopi di Klaten,” kata Hamenang.
Menurutnya, sektor kopi memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi ikon ekonomi baru di wilayah selatan Jawa Tengah.
“Harapannya ke depan, warga masyarakat yang senang ngopi bisa kita geser perlahan, ngopinya adalah kopi dari Kabupaten Klaten,” lanjutnya.
Meski begitu, Hamenang mengaku belum menargetkan Klaten sebagai sentra kopi besar di Jawa Tengah.
“Kalau itu belum berani. Kami sadar, kami belum sebesar itu. Tapi minimal dengan kebiasaan warga masyarakat yang bisa ngopi, senang ngopi ini bisa kita kembangkan bersama,” ujarnya.
Kopi Klaten, terutama dari wilayah Kemalang dan sekitarnya, mulai dikenal di pasar lokal.
Baca juga: Bupati Hamenang Dorong NPCI Klaten Rekrut Atlet Disabilitas Muda
Pemerintah daerah berupaya memperkuat kolaborasi lintas dinas agar rantai produksi, dari petani hingga pelaku usaha, dapat saling terhubung.
Kepala DKUKMP Klaten Anang Widjatmoko menambahkan, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Pertanian untuk mengoptimalkan penyaluran hasil panen kopi lokal ke pelaku UMKM.
“Kalau kaitannya dengan pendampingan ada di pertanian. Nanti kami komunikasikan agar pelaku usaha kopi bisa menggunakan produk dari petani Klaten,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya festival tahunan ini sebagai upaya menciptakan efek ganda bagi perekonomian daerah.
“Yang kami cari adalah multiple effect-nya. Tidak hanya kopi, tapi juga UMKM makanan. Ekonominya berjalan semua,” kata Anang.
Dari pantauan di lokasi, pengunjung tampak antusias menikmati suasana malam sambil mencicipi berbagai racikan kopi khas Klaten.
Deretan tenda kuliner dan panggung musik menambah semarak festival yang berlangsung hingga malam hari itu. (*)
Sumber: Tribun Solo
| Beasiswa Kuliah hingga Seragam Gratis, Ini Gebrakan Pendidikan Pemkab Klaten |
|
|---|
| Menuju Indonesia Emas, Bupati Hamenang Ingatkan: Anak Tak Cukup Cerdas, Mental Harus Kuat |
|
|---|
| Bupati Hamenang Tegas Lawan Bullying: Libatkan Sekolah hingga Forkopimda, Siapkan Layanan Pengaduan |
|
|---|
| Hardiknas 2026 Klaten: Pakta Integritas SPMB Diteken |
|
|---|
| Cuaca Ekstrem Ancam Klaten, Bupati Hamenang Minta Warga Waspada dan Aktif Gotong Royong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Bupati-Klaten-Hamenang-Wajar-Ismoyo-keliling-Coffee-Festival-2025.jpg)