Breaking News:

Polemik Erin Wartia dan Mantan ART Memanas, Kuasa Hukum Bantah Ada Perampasan Handphone

Perseteruan antara Rien Wartia Trigina alias Erin dengan mantan asisten rumah tangganya, Herawati, masih terus berlanjut.

Tayang:
Grid.id/Devi Agustiana
POLEMIK ERIN WARTIA - Kuasa hukum bantah tudingan rampas HP, sebut ponsel diamankan demi privasi rumah. 

TRIBUNTRENDS.COM - Perseteruan antara Rien Wartia Trigina alias Erin dengan mantan asisten rumah tangganya, Herawati, masih terus berlanjut. Setelah dituding merampas handphone milik mantan ART-nya, pihak Erin akhirnya memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut.

Keterangan itu disampaikan tim kuasa hukum Erin usai pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan pada Jumat (22/5/2026) malam. Menurut pihak Erin, tindakan mengamankan ponsel Herawati dilakukan karena adanya dugaan pelanggaran privasi rumah klien mereka.

Kuasa hukum Erin, Farhanaz Maharani, menyebut kliennya menerima laporan mengenai unggahan di akun Facebook Professional milik Herawati yang memuat konten pribadi di rumah Erin.

"Awal itu Ibu Erin menerima link dari FB Pro-nya saudari Hera yang memuat isi konten hal-hal pribadi di rumah Ibu Erin," kata Farhanaz Maharani di Polres Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026) malam.

Karena platform FB Pro memiliki sistem monetisasi, pihak Erin menduga konten tersebut sengaja diunggah untuk memperoleh keuntungan.

POLEMIK ERIN DAN MANTAN ART - Kuasa hukum bantah tudingan rampas HP, sebut ponsel diamankan demi privasi rumah.
POLEMIK ERIN WARTIA - Kuasa hukum bantah tudingan rampas HP, sebut ponsel diamankan demi privasi rumah. (Grid.id/Devi Agustiana)

"Pasti, jadi setiap kita meng-upload apa pun itu pasti kan ada benefit ya, benefit yaitu mungkin ada uang di dalam keuntungan itu kan ada dari tiap foto ataupun video yang sudah pernah, apalagi kan yang dikontenin ini kan publik figur," jelas Adlina, tim kuasa hukum Erin lainnya.

Baca juga: Kondisi Erin Wartia usai Diperiksa 5 Jam terkait Laporan Mantan ART, Dicecar 22 Pertanyaan

Pihak Erin juga membantah tuduhan bahwa kliennya merampas handphone Herawati secara paksa. Menurut mereka, tindakan tersebut hanya bentuk teguran untuk menjaga privasi keluarga di rumah.

"Bukan merampas, tapi memberitahu,tidak ada niat jahat ya merampas handphone itu, tapi Bu Erin ini hanya menegur ini apa namanya melindungi privasinya. Jadi dia meminta handphone itu 'Sini saya pegang dulu handphone-nya' gitu supaya dia melindungi privasi rumahnya gitu," papar Farhanaz Maharani.

Sementara itu, kuasa hukum Erin lainnya, Stivany Agusia, menegaskan ponsel tersebut tidak pernah disita secara permanen. Ia menjelaskan handphone itu tertinggal karena Herawati pergi meninggalkan rumah pada malam hari tanpa membawa seluruh barang miliknya.

"Perlu ditambahkan juga mengenai handphone untuk disitalah dan lain-lain, klien kami tidak pernah menyita handphone beliau. Tapi keadaannya di sana pada saat itu malam hari memang beliaunya yang pergi dari rumah," pungkas Stivany Agusia.

Sebelumnya, Herawati melaporkan Erin ke polisi dan mengadu ke DPR RI atas dugaan penganiayaan berat, mulai dari pencekikan, pencakaran, hingga penodongan pisau.

Di sisi lain, Erin juga melaporkan balik Herawati atas dugaan fitnah, pencemaran nama baik, dan pelanggaran UU ITE terkait penyebaran informasi yang dianggap tidak sesuai fakta.(Tribuntrends.com/Grid.ID/Devi Agustiana)

Sumber: Grid.ID
Tags:
Erin Wartiamantan ARThandphone
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved