Curhat Chelsea Olivia, 2 Bulan Menstruasi Tak Berhenti, Perut Buncit Bak Hamil tapi Tak Ada Penyakit
Chelsea Olivia alami ketidakseimbangan hormon hingga membuatnya menstruasi berkepanjangan. Istri Glenn Alinskie jalani 4 operasi.
Editor: Febriana Nur Insani
Ringkasan Berita:
- Chelsea Olivia alami menstruasi berkepanjangan sampai 2 bulan
- Chelsea Olivia berobat ke 3 dokter namun tidak ditemukan penyakit dalam tubuhnya
- Chelsea Olivia ternyata alami ketidakseimbangan hormon
TRIBUNTRENDS.COM - Chelsea Olivia menjadi salah satu artis Tanah Air yang memulai kariernya di dunia entertainment sejak masih belia.
Tak heran kalau wanita kelahiran 29 Juli 1992 itu telah membintangi puluhan judul sinetron. Ia juga laris manis menjadi model iklan di layar kaca.
Namun setelah menikah dengan Glenn Alinskie pada tahun 2015 silam, Chelsea Olivia mulai mengurangi aktivitasnya di dunia sinetron.
Apalagi saat ini mereka telah dikaruniai dua anak yakni Nastusha Oliva Alinskie dan Dante Oliver Alinskie.
Meski demikian, Chelsea terpantau masih aktif di media sosial dan beberapa kali menjadi bintang tamu program televisi maupun YouTube.
Baru-baru ini Chelsea membagikan cerita mengejutkan terkait kondisi kesehatannya.
Member grup Bukan Bintang Biasa itu mengalami menstruasi yang berkepanjangan, bahkan sampai dua bulan.
Chelsea akhirnya periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.
Namun setelah mendatangi beberapa dokter, ia dibuat bingung karena tidak ditemukan penyakit apapun.
Lantas, apa sebenarnya kondisi yang sedang dialami Chelsea Olivia?
Baca juga: Kabar Terkini Chelsea Olivia Dirawat di RS, Potretnya Tuai Doa & Dukungan: Stay Strong!
Curhat Chelsea Olivia
Ya, lama tak terdengar kabarnya, Chelsea Olivia membagikan perjuangan medisnya melawan gangguan hormon yang sempat membuatnya terkapar.
Setelah sempat meminta doa dari warganet, ibu dua anak ini akhirnya mengungkap bahwa dirinya harus melewati empat tahap operasi sekaligus demi memulihkan kondisi organ reproduksinya.
"Jadi semuanya bermula di bulan Januari, saat aku sedang menstruasi (tepat setelah pulang dari Jepang). Rasanya berbeda dari biasanya lebih sakit dan kramnya jauh lebih kuat.
Awalnya aku pikir wajar, mungkin aku karena kecapekan setelah liburan..
Tapi ternyata tidak berhenti. Sudah 10 hari lalu 2 minggu hingga memasuki 2 bulan, aku masih terus berdarah. Akhirnya aku langsung kontrol ke dokter obgyn.
Cek hormon dan pemeriksaan lainnya pun dilakukan, tapi tidak ditemukan kejanggalan (rahimku sehat, banyak telur ditemukan). Aku hanya diberi obat hormon untuk penyeimbang dan supaya berhenti," tulis Chelsea Olivia.
Sayangnya konsumsi obat dari dokter kandungan tak mengubah kondisinya.
Ia memilih berpindah ke dokter penyakit dalam. Namun semua hasilnya baik.
Baca juga: Kondisi Chelsea Olivia Usai Berjuang Jalani 4 Operasi Sekaligus di Malaysia, Ada Masalah di Rahim
"Aku pun memutuskan untuk periksa ke dokter internis. Dilakukan pemeriksaan darah lengkap, tapi lagi-lagi tidak ditemukan masalah. all good, hasil darah pun semua baik, hanya ada beberapa yang rendah.
Akhirnya aku kembali lagi ke dokter obgyn untuk melepas IUD. Setelah diperiksa, beliau mengatakan semuanya dalam kondisi baik. Telur banyak, rahim sehat, tidak ada miom, kista, dan lain-lain.
Pertanyaan adalah kenapa?? Sudah ada 4 macam obat dan 3 dokter tapi tidak juga berhenti aktifitas jadi sulit, karna kondisi tidak bisa dipastikan kadang baik kadang tidak," lanjutnya.
Selama gangguan haid, Chelsea mengalami perubahan fisik dengan perut membengkak, kram, lemas, dan pusing.
Perutnya pun nampak buncit dan naik berat badan hingga 5 kg.
Chelsea Olivia lalu mencari second opinion di Negeri Jiran, tepatnya di Island Hospital.
Penyebab dirinya pendarahan tak kunjung selesai adalah temuan lingkaran putih di bagian leher rahim.
Artis kelahiran Bandar Lampung itu penasaran, apa penyebab adanya lingkaran putih hingga mempengaruhi siklus menstruasinya.
Pihak medis, Dr. Low Kah Pin menerangkan tidak ada yang bisa memastikan penyebab kondisi tersebut.
Ketidakseimbangan hormon disebut bisa menyerang siapa saja, khususnya wanita yang sudah melahirkan.
"Jadi pertanyaan kenapa dok?? Apakah pola makanku yg salah?? Kurang olahraga?? Atau apa?? Jawabannya 1...
Tidak ada yang bisa memastikan, karna imbalance hormon bisa terjadi pada semua orang (apalagi yg sudah melahirkan) dan faktor genetik-ku.. intinya tidak perlu khawatir bsk akan kita bereskan dengan prosedur small surgery.." terang Chelsea.
Terakhir, Chelsea Olivia memberi saran pada para wanita untuk rajin check up reproduksi setidaknya satu tahun sekali.
Tes hormon juga sangat dianjurkan untuk dilakukan.
"Buat para wanita harus rajin check up yahh (papsmear, check up darah komplit 1 tahun 1x)
Ini selalu aku lakukan, dan jika kamu merasa badanmu tidak bersahabat terus menerus ada baiknya langsug cari second opini ke profesional dan test Hormon (ini sangat membantu) Catat tanggal mens dan juga selesainya
Jadi kalo ada kejadian seperti ini aku gampang untuk track lebih lanjut!! lebih cepat lebih baik
We can do this girls," pungkasnya.
(TribunTrends.com)(TribunSumsel.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Chelsea-Olivia-curhat-alami-menstruasi-sampai-2-bulan.jpg)