Selebrita
Irfan Hakim Kena Mental? Dihujat Dianggap Bela Denada, Diskakmat Hotman Paris, Batasi Kolom Komentar
Irfan Hakim tuai hujatan gegara dianggap membela Denada soal kasus penelantaran anak, kena mental hingga tutup kolom komentar Instagram.
Editor: ninda iswara
Ringkasan Berita:
- Irfan Hakim tuai hujatan gegara dianggap membela Denada soal kasus penelantaran anak.
- Irfan Hakim kini kena mental hingga tutup kolom komentar Instagram.
- Irfan hakim juga tak berkutik saat diskakmat Hotman Paris ketika berdebat.
TRIBUNTRENDS.COM - Polemik dugaan penelantaran anak yang menyeret nama penyanyi dangdut Denada kini semakin meluas.
Bukan hanya sang artis yang menjadi sorotan, sosok presenter kondang Irfan Hakim pun ikut terseret ke dalam pusaran kontroversi.
Alih-alih meredakan situasi, pernyataan Irfan dalam sebuah tayangan televisi justru memicu gelombang kritik dari publik.
Sikapnya dinilai tidak netral dan dianggap cenderung membela Denada, yang diketahui merupakan teman dekatnya.
Sejak saat itu, Irfan Hakim mendadak menjadi sasaran hujatan warganet.
Nama Irfan semakin ramai diperbincangkan setelah ia menanggapi pengakuan mengejutkan seorang pemuda bernama Ressa Rizky Rosano.
Baca juga: Mediasi Gagal, Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Gugat Balik? Pengacara: Semua Kebutuhan Dipenuhi
Pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur, tersebut mengklaim dirinya adalah anak biologis Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan.
Pengakuan Ressa langsung menyedot perhatian publik.
Pasalnya, selama ini Denada dikenal hanya memiliki seorang anak perempuan yang tinggal di luar negeri.
Klaim tersebut pun memunculkan banyak pertanyaan dan spekulasi di tengah masyarakat.
Ressa mengungkapkan bahwa dirinya dibesarkan oleh keluarga Denada di Banyuwangi.
Sejak menginjak bangku SMP, ia mulai mendengar berbagai desas-desus dari lingkungan keluarga yang mengasuhnya terkait asal-usul dirinya.
Isu tersebut menyebutkan bahwa ia merupakan darah daging dari mantan istri Jerry Aurum itu.
Keyakinan itulah yang akhirnya mendorong Ressa, yang kini berusia 24 tahun, untuk menempuh jalur hukum.
Ia resmi menggugat Denada ke Pengadilan Negeri Banyuwangi atas dugaan penelantaran anak.
Polemik ini pun semakin memanas ketika Irfan Hakim terlibat perdebatan sengit dengan Hotman Paris yang hadir sebagai bintang tamu dalam acara FYP di Trans 7.
Perdebatan tersebut kian memperluas perhatian publik terhadap kasus yang hingga kini masih menjadi bahan perbincangan hangat.
Video perdebatan itu kemudian viral di media sosial dan memunculkan anggapan bahwa Irfan tengah membela Denada.
Pandangan tersebut muncul setelah Irfan mempertanyakan waktu pengungkapan klaim Ressa yang dinilai baru disampaikan saat sudah dewasa.
“Anaknya kan sudah 24 tahun, kan hitungannya sudah bukan anak-anak lagi, sudah dewasa. Nah ketika anak-anak kenapa tidak diungkapnya dulu? kenapa baru sekarang?” tanya Irfan Hakim kepada Hotman dalam tayangan FYP Trans 7, dikutip Tribunnews, Jumat (30/1/2026).
Buntut dari pernyataan itu, tak sedikit publik yang menuding Irfan Hakim bersikap tidak netral dan membela Denada yang notabene merupakan teman dekatnya.
Kritik pun semakin menguat ketika warganet berbondong-bondong meluapkan kekecewaan di media sosial.
Kini, unggahan Irfan Hakim di Instagramnya, @irfanhakim75, menuai beragam komentar pedas hingga kritikan tajam dari warganet.
"kenapa kau tanya kenapa baru diungkap sekarang???? LaLu apakah kau gak bertanya sama temenmu denada kenapa kamu umpetin gak diakuin dari bayii????? rip hatinuranimu," ujar akun @ayu**.
"Nyesel gua berfikir orang ini Baik," timpal akun @vivi****.
"BANG MAU NANYA, ISLAM MENGAJARKAN MEMBUANG ANAK KAH? APAPUN ALASAN NYA ISLAM MENGAJARKAN GAK? MOHON DIJAWAB," sahut akun @vitra***.
Derasnya hujatan tersebut membuat pihak Irfan Hakim mengambil langkah pembatasan interaksi di media sosialnya.
Sejumlah unggahan sang presenter kini terlihat membatasi kolom komentar.
"Komentar di postingan ini sudah dibatasi," bunyi keterangan Instagram, dikutip Tribunnews, Jumat (30/1/2026).
Baca juga: Disebut Bela Denada soal Ressa Rizky, Irfan Hakim Diskakmat Hotman Paris: Kamu Bisa Kena Pidana
Dituding Bela Denada, Irfan Hakim Pertanyakan Iktikad Ressa: Kenapa Baru Muncul saat Dewasa?
Mendengar pertanyaan Irfan Hakim soal ititkad Ressa, Hotman Paris pun mengurai kemungkinan yang melatarbelakangi langkah Ressa.
Menurut Hotman, bisa saja keberanian Ressa baru muncul setelah ia dewasa.
“Ya mungkin dia baru ada keberanian. Dia kan bukan ahli hukum. Saya dengar dia cuma kerja di warung kopi gaji Rp3 juta sebulan di Banyuwangi, ya mungkin dia baru ada yang menyarankan, itu boleh-boleh aja, tidak ada kadaluarsa istilahnya, belum,” jelas Hotman.
Lebih lanjut, Hotman juga menjelaskan bahwa dugaan penelantaran anak bisa ditempuh melalui dua jalur hukum.
“Dugaan bahwa seorang anak menggugat ibu kandungnya karena tidak kasih nafkah. Sebenarnya dia bisa menempuh dua jalur, perdata tapi bisa juga secara pidana loh,” kata Hotman Paris.
Irfan kemudian melontarkan pertanyaan lanjutan terkait pihak yang seharusnya bertanggung jawab apabila Ressa memang benar anak Denada.
Ia menyinggung peran ayah biologis dalam tanggung jawab terhadap anak.
“Mengenai Denada itu, banyak yang ngomong kok nuntutnya ke ibunya, kan yang tanggung jawab atas kehidupan anak tuh sebenarnya bapak,” cecar Irfan Hakim.
Menanggapi hal itu, Hotman Paris memberikan penjelasan dari sudut pandang hukum.
Ia menegaskan bahwa status anak menjadi faktor penentu dalam penentuan tanggung jawab hukum.
“Saya enggak tahu apakah dia anak luar nikah atau anak sah atau dalam perkawinan. Kalau itu anak dalam perkawinan ya harusnya gugat dua-duanya. Tapi kalau memang dia anak ibunya tanpa perkawinan yang sah, maka hanya punya hubungan hukum dengan ibunya, jadi hanya bisa gugat ibunya,” ungkap Hotman.
Usai mendengar penjelasan tersebut, Irfan kembali menegaskan pandangannya bahwa isu dugaan penelantaran anak ini sejauh ini baru datang dari satu pihak.
Ia menilai kebenaran klaim tersebut belum bisa dipastikan lantaran Denada belum memberikan pernyataan resmi.
“Tapi kan kita baru dengar dari satu pihak ya, dari pihak Denada belum ada statement. Jadi benar atau tidaknya yang diungkapkan si anak tersebut belum bisa terbukti,” kata Irfan Hakim.
“Benar,” respon Hotman.
Irfan pun melanjutkan dengan pertanyaan soal kemungkinan tuntutan balik jika klaim tersebut terbukti tidak benar.
“Tapi jika itu terbukti tidak benar yang disampaikan, berarti bisa dituntut balik pencemaran nama baik?” tanya Irfan lagi.
Hotman menjawab dengan penjelasan tegas mengenai batasan hukum dalam kasus semacam ini.
“Tergantung, kalau dia hanya menempuh jalur pengadilan itu bukan pencemaran nama baik karena dia menempuh upaya yang benar. Tapi kalau dia podcast di mana-mana, termasuk kamu bisa kena, karena pidana itu ada pelaku utama, ada pelaku turut serta,” kata Hotman.
Respons Irfan Hakim dalam menyikapi polemik tersebut dinilai sebagian publik kurang menunjukkan sikap netral.
Hal itu pun memicu kekecewaan, lantaran banyak warganet merasa sang presenter kurang menghadirkan empati, terutama dari sudut pandang anak yang merasa ditelantarkan.
"Aa' Irfan, saya adalah anak yang ditinggal oleh Ibu dan tumbuh di bawah asuhan kakek dan nenek. Setelah berusia 20 tahun, baru berani bertanya siapa ibu kandung saya," ujar akun @siapalahaku_12***58 dikutip Tribunnews dari akun TikTok, @dramahalu.
"Jangan mentang-mentang teman dekat, yang Salah pun dibela Aa," timpal akun @kh***za.
"Serius nih Irfan Hakim seen gak empati ini? Sebagai teman baik Denada, dia seharusnya bisa menasihati bukan bikin statement yang justru memperkeruh suasana," sahut akun @mom****ia.
(TribunTrends/Tribunnews)
Jangan lewatkan berita-berita TribunTrends.com tak kalah menarik lainnya di Google News, Threads, dan Facebook
Sumber: Tribunnews.com
| Pilu Yaya Kamari Mengantar Kepergian Kekasih untuk Selamanya, Sang Pacar Tersetrum Water Heater |
|
|---|
| Permintaan Maaf Sarwendah Usai Viral Bicara Kasar, Singgung Anak-anak, Janji Akan Jadi Ibu yang Baik |
|
|---|
| Kevin Gusnadi Kepergok Pakai Cincin Couple dengan Ayu Ting Ting, Akrab dengan Keluarga Ayah Ojak |
|
|---|
| Terancam Diboikot, Sarwendah Menahan Tangis Minta Maaf Sudah Bicara Kasar, 'Saya Manusia Biasa' |
|
|---|
| Giorgio Antonio Disindir Soal Pekerjaan Karena Sering Live Bareng Sarwendah, 'Aduh Kamu ke Mana Aja' |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Irfan-Hakim-penasaran-mengapa-Ressa-baru-sekarang-muncul-mengaku-sebagai-anak-Denada.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.