Selebrita
Kak Seto Tuai Kritik Buntut Broken Strings Aurelie Moeremans, Bukti Laporan ke Komnas Anak 'Dicueki'
Aurelie Moeremans dan sang ibu, Sri Sumarti, pernah mendatangi Kak Seto untuk melaporkan soal child grooming, laporan mandek, Seto Mulyadi dikritik.
Penulis: ninda iswara
Editor: ninda iswara
Ringkasan Berita:
- Aurelie Moeremans dan sang ibu, Sri Sumarti, pernah mendatangi Komnas Anak di bawah naungan Seto Mulyadi atau Kak Seto untuk melaporkan soal child grooming.
- Sayang, laporan Aurelie Moeremans dan sang ibu di tahun 2010 silam tak ada kejelasan sampai sekarang.
- Publik yang geram pun ramai membanjiri kolom komentar Kak Seto untuk ungkap kekecewaan.
TRIBUNTRENDS.COM - Psikolog anak, Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto ikut terseret viralnya buku Aurelie Moeremans berjudul Broken Strings.
Bukan tanpa alasan nama Kak Seto diperbincangkan.
Publik pun dibuat kecewa dengan apa yang dilakukan pihak Komnas Perlindungan Anak di bawah naungan Kak Seto.
Sebagai informasi, kisah hidup Aurelie Moeremans diperbincangkan setelah ia menuliskannya dalam buku berjudul Broken Strings.
Tak menjualnya secara fisik, Aurelie Moeremans memiliki membagikan bukunya secara digital dan gratis bisa diunduh oleh siapapun.
Aurelie Moeremans menceritakan pengalaman buruknya menjadi korban child grooming di usia 15 tahun.
Baca juga: Sosok Ibu Artis Bantu Aurelie Moremans Kabur, Dengarkan Cerita & Curigai Lebam, Terkuak Identitasnya
Ia menjalani hubungan toksik dengan penuh penderitaan di dalamnya.
Mulai dari kekerasan, pelecehan seksual, hingga tipu daya dialami oleh istri Tyler Bigenho ini.
Mendapatkan penderitaan dari orang yang seharusnya bisa melindunginya, Aurelie Moeremans mencari cara untuk mendapatkan keadilan.
Di tahun 2010 slam, Aurelie Moeremans dan sang ibu, Sri Sumarti, mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Artis berusia 32 tahun ini melaporkan dugaan child grooming yang dilakukan oleh Bobby yang diduga adalah Roby Tremonti di tahun 2010 silam.
Perbedaan usia 13 tahun di mana kala itu Aurelie Moeremans masih di bawah umur membuatnya melaporkan perlakuan Roby Tremonti.
Sayang, laporannya ke KPAI cukup berbelit.
Ia dan sang mama kemudian mendatangi Komnas Perlindungan Anak di bawah naungan Kak Seto.
Lagi-lagi Aurelie Moeremans tak mendapatkan kejelasan mengenai hasil mediasi yang dilakukan.
Tak mendapatkan perlindungan apapun, Aurelie Moeremans menyelesaikannya sendiri.
Buntut dari 'dicuekinya' laporan Aurelie Moeremans ke Komnas Anak membuat netizen geram.
Baca juga: Jahatnya Boby ke Aurelie Moeremans, Roby Tremonti Akui Itu Dia, Memelas Klarifikasi ke Denny Sumargo
Netizen pun ramai menyerang Kak Seto dengan meninggalkan komentar di unggahannya.
Banyak yang kecewa dengan Kak Seto karena terkesan pilih kasih dalam menangani kasus.
Tuduhan Kak Seto menerima kasus dari orang yang bersedia membayar pun ramai beredar.
Tak pelak, hujatan ramai menghampiri Kak Seto.
@giannajuney : "Kasus aurelie bener2 membuat aku kaget , Kak Seto, yg brandingannya sahabat anak, ternyata adl MUSUH ANAK."
@e.bi25 : "Sahabat, apaakah pernah mengabaikan laporan orang tua arelie tahun 2010 masa lampau ?"
@justiceformamiyh : "Harus bgt ya yg berduit yg ditanggepin? Kiranya intropeksi."
@welcome_to_keset : "Kakek seto cuma nanggapin org yang berduit guys. Kasus kak aurelia dlu aja gak di anggap serius, uda di bayar 500k pula. Dasar kakek seto."
@rskiprtwi : "Kerja yg bner woyyy jgn ngurusin kasus anak yg berduit mulu!
KPAI benarkan Aurelie Moeremans dan sang ibu mendatanginya
Melansir Nova.grid.id, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang kala itu menjabat yakni Hadi Supeno, membenarkan kedatangan Aurelie Moeremans bersama ibunya, Sri Sunarti ke kantornya.
Menurut Hadi, ini kali pertama Arelie mendatangi KPAI, sementara sang bunda sudah kedua kalinya.
"Benar, Aurelie datang pertamakali bersama ibunya. Kalau ibunya sudah dua kali, pertama hanya konsultasi, yang kedua mengambil formulir untuk membuat pengaduan,," ungkapnya, saat ditemui di kantor KPAI, Jl. Teuku Umar, Jakarta Pusat, Jum'at (3/9).
Hadi sendiri masih belum bisa mengungkapkan kedatangan Aurelie bersama ibunya, Jumat (3/9) pagi.
Ia masih memprores laporan yang sudah masuk.
"Masih proses, belum di analisa karena KPAI ada standar pemeriksaan. Di kroscek dulu, diperiksa, lalu mendengar semua informasi, memenuhi syarat pengaduan apa tidak, dari analisa itu baru disimpulkan," terang Hadi.
Hadi pun belum bisa menjelaskan keluhan yang di sampaikan Aurelie dan ibunya.
"Sejauh yang saya tahu masih prematur, masih terlalu dini untuk diambil sebuah kesimpulan.
Ini belum bisa dibicarakan karena belum tahu apakah bisa masuk ke ranah publik apa tidak," katanya.
Saat dikonfirmasi, apakah dalam pengaduan Aurelie kepada KPAI salah satunya mengenai cinta terlarangnya dengan Robby Tremonti, Hadi tak menjawab dengan jelas.
"Ya, ada pihak lain, dalam arti orang ketiga dari ibu dan anak ini, makanya harus didengarkan lagi saksi lainnya," ujarnya Icha.
Sinopsis Broken Strings
Broken Strings adalah sebuah memoar jujur yang mengungkap sisi gelap masa remaja Aurelie Moeremans saat ia terjebak dalam pusaran grooming dan manipulasi emosional.
Pada usia 15 tahun, ia bertemu dengan "Bobby", pria dewasa yang secara perlahan merenggut kebebasan dan rasa percaya dirinya melalui kontrol yang obsesif.
Hubungan yang awalnya tampak seperti perlindungan, berubah menjadi penjara mental yang menjauhkannya dari keluarga dan teman terdekat.
Aurelie menceritakan bagaimana ancaman, pemerasan, hingga paksaan fisik digunakan pelaku untuk mengikatnya dalam ketakutan selama bertahun-tahun.
Lewat tulisan ini, ia membongkar proses cuci otak yang dialaminya tanpa sedikit pun memberikan romantisasi terhadap tindakan pelaku.
Kisah ini bukan sekadar tentang rasa sakit, melainkan sebuah perjalanan panjang untuk menyelamatkan diri dan menyembuhkan trauma yang mendalam.
Dengan berani, Aurelie membagikan luka masa lalunya sebagai peringatan bagi perempuan muda agar waspada terhadap predator yang berkedok cinta.
Pada akhirnya, buku ini adalah bukti kekuatan seorang penyintas untuk kembali berdiri tegak dan menemukan jalan pulang ke jati dirinya yang sempat hilang.
Sebuah pengakuan yang memecah sunyi demi memberikan suara bagi mereka yang masih terbungkam oleh trauma serupa.
Baca juga: Aurelie Moeremans Siap Rilis Buku Broken Strings Versi Fisik dalam Bahasa Indonesia
Aurelie Moeremans diteror
Broken Strings kemudian viral dan menuai pro dan kontra.
Bahkan, Aurelie Moeremans sampai mendapatkan serangan misterius setelah merilis buku tersebut.
Meski begitu, ia tetap tenang karena sudah pernah mengalami hal serupa.
"Tahun 2025 ditutup dengan cukup absurd, aku berhasil di hack," buka Aurelie Moeremans dalam unggahan di Instagram-nya, @aurelie, pada 3 Januari 2026.
"Jadi semenjak aku rilis buku aku yang Broken Strings itu, setiap hari ada yang coba masuk ke akun aku, email palsu, link link ngaco.
Tapi jujur aja good luck sih kalau mau hack akun aku yang ini.
Apalagi waktu aku ngepost soal politik Indonesia banyak yang coba nge-hack, jadi aku udah berpengalaman," papar Aurelie Moeremans dengan santai.
Aurelia Moeremans mengungkapkan, serangan siber itu membuat akun Instagram miliknya yang khusus untuk mengunggah hal-hal terkait buku Broken Strings hilang setelah kena retas.
"Tapi aku kan sempet bikin akun khusus buat buku aku jadi kalau aku mau upload tentang buku aku ada tempatnya sendiri gitu kan, nah tiba-tiba akun itu disuspend ada yang report.
Aku urus bentar bisa masuk lagi tiba-tiba ada notif ada yang login dari Bogor, dan setelahnya akunnya di-delete, hilang," terang Aurelie Moeremans.
"Dan aku baru tahu kalau collab post itu, kalau salah satu akunnya hilang postingannya juga hilang, jadi postingan-postingan tentang buku aku hilang semua," tambahnya.
Meski kesal, Aurelie Moeremans memilih untuk tetap santai menghadapi hal tersebut.
Ia bahkan mengirimkan pesan kepada sosok yang telah menyerangnya.
"Sebel sih, tapi bukunya tetep udah dibaca 60 ribu orang, terus masih ada di link bio aku, dan sudah banyak orang yang terbantu dengan buku aku," ungkap Aurelie Moeremans.
"Jadi yah kamu yang sibuk ngehack-ngehack gapapa, kamu bisa nge-hack akun buku aku tapi kamu nggak bisa hilangin cerita aku," sambungnya.
Aurelie Moeremans menutup video tersebut dengan kabar bahagia.
Buku Broken Strings versi bahasa Indonesia akan segera dicetak dengan berbagai penyempurnaan yang membuatnya semakin menarik.
"Dan tahun ini, buku aku yang versi bahasa Indonesia akan ada versi fisiknya, akan disempurnakan, sampulnya akan berbeda, dan akan ada ilustrasi-ilustrasi keren banget.
Jadi ya ditunggu aja, aku nggak sabar pengen kalian baca," pungkas Aurelie Moeremans.
(TribunTrends/Ninda/Amr)
Jangan lewatkan berita-berita TribunTrends.com tak kalah menarik lainnya di Google News, Threads, dan Facebook
Sumber: TribunTrends.com
| Inara Rusli Akui Tak Pernah Berhubungan Badan dengan Insanul Fahmi Meski Nikah Siri, Tak Punya Bukti |
|
|---|
| Tamara Bleszynski Dikabarkan Tolak Bertemu Ibu Sambung Rassya, Nurah Pasya: Aku Salah Apa Kak? |
|
|---|
| Bertengkar Saat Live TikTok, Pinkan Mambo Tak Terima Arya Khan Bangun Rumah Diam-diam & Ucap Cerai |
|
|---|
| Ibu Vidi Aldiano Bersyukur Punya Menantu Seperti Sheila Dara, Sebut Sang Mantu Mulai Menata Diri |
|
|---|
| Sosok Yulia Baltschun yang Diselingkuhi Suami, Juara 3 Masterchef Season 4 Keturunan Jerman Ciamis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/aurelie-moeremans-kak-seto-mulyadi-sdvad.jpg)