Berita Viral
Amal Said Merasa Terhina Saat Ditegur Pelayan Kasir, Sebut Karir Rusak Tidak Sebanding, Kini Dipecat
Amal Said merasa terhina saat ditegur pelayan kasir hingga meludah, sebut karir rusak tidak sebanding, kini dipecat oleh pihak kampus
Penulis: Talitha Desena Darenti
Editor: Talitha Daren
Ringkasan Berita:
- Amal Said merasa terhina saat ditegur pelayan kasir hingga meludahi kasir tersebut.
- Amal Said juga mengatakan bahwa kini karirnya rusak tidak sebanding dengan kesalahan 1 detik.
- Ia menyatakan penyesalan dan berharap kasus ini bisa diselesaikan secara damai.
TRIBUNTRENDS.COM - Viral video yang memperlihatkan seorang dosen di Universitas Islam Makassar (UIM) meludahi kasir perempuan di sebuah swalayan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, beredar luas di media sosial.
Insiden itu diduga terjadi setelah pria tersebut ditegur oleh kasir karena dianggap menyerobot antrean saat hendak membayar belanjaan.
Setelah viral, Rektor Universitas Islam Makassar, Prof Muammar Bakry, secara resmi memberhentikan Amal Said dari jabatannya sebagai dosen UIM.
Baca juga: Dua Versi Cerita Kasus Dosen UIM Amal Said Ludahi Kasir, Siapa Berbohong? Pengakuan Keduanya Beda
Mengaku Khilaf Meludahi Karyawan Kasir
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berlangsung di salah satu swalayan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, pada Rabu (24/12/2025).
Dalam video yang beredar, pria mengenakan kaos hitam tampak meluapkan emosi kepada kasir wanita sebelum akhirnya meludahi korban.
Belakangan diketahui, pria dalam video tersebut adalah Amal Said, seorang dosen di Universitas Islam Makassar (UIM).
Amal juga meminta agar kasir wanita berinisial N (21) turut mengakui adanya kekhilafan dalam peristiwa tersebut.
Menurutnya, kesalahpahaman dipicu oleh cara teguran yang ia anggap melecehkan.
Baca juga: Penyesalan Dosen UIM Setelah Video Meludahi Kasir Viral: 33 Tahun Mengabdi, Rusak dalam Sedetik
Amal Bantah Serobot Antrean
Amal membantah tudingan bahwa dirinya menyerobot antrean.
Ia mengklaim telah mengantre seperti pelanggan lain sebelum berpindah ke kasir yang antreannya kosong.
"Awalnya memang saya singgah untuk membeli cemilan, setelah saya ambil belanjaan, turunlah saya ke kasir, saya antre disitu, saya sama sekali tidak menyerobot, saya ikut antrean,"
Saya ikut antre, karena melihat kasir lain kosong dan masih ada orang di belakang saya, saya pindah supaya lebih ringkas,
Setelah saya ditegur itu saya merasa dilecehkan, merasa dihina, saya ini orang tua, masa saya diperlakukan seperti itu,
Kalau orang Bugis-Makassar diperbuat begitu kayak seperti tidak hargai, dihinakan, begitu saya rasakan saat itu," ujarnya.
Namun, ia mengaku tersinggung saat ditegur dan merasa tidak dihormati sebagai orang yang lebih tua.
Dalam kondisi emosi, Amal mengakui tindakannya sudah melampaui batas.
Amal mengakui bahwa dirinya terpancing emosi hingga melakukan tindakan tidak pantas tersebut.
Baca juga: Didesak Mengaku, Ini Kekhilafan yang Dilakukan Kasir ke Amal Said, Dosen UIM Akui Salah Sudah Ludahi
Merasa Tindakan dan Reputasi Kariernya Tak Sebanding
Ia menyatakan penyesalan dan berharap kasus ini bisa diselesaikan secara damai.
Sejak video itu viral, Amal mengaku mengalami tekanan mental dan merasa reputasi serta kariernya sebagai dosen terancam.
"Sekarang ini sudah rusak nama saya, bahkan mungkin juga berakibat ke tempat kerja saya ini,
Rusak sekali saya ini, satu detik saya berbuat itu, 33 tahun saya pegawai, mengajar, ribuan mahasiswa saya selesaikan,
Masa sedetik itu rusak segalanya, tidak sebanding,
Saya tidak mau kasih panjang masalah, kalau bisa diselesaikan baik-baik saja, dosa-dosa saya tanggung sendiri," ujar Amal.” ungkapnya.
Baca juga: Kena Mental gegara Viral Ludahi Kasir, Amal Said Dosen UIM Bantah Serobot Antrean: Merasa Dilecehkan
Rektor UIM Resmi Memberhentikan Amal Said
Menindaklanjuti kasus tersebut, Rektor Universitas Islam Makassar, Prof Muammar Bakry, secara resmi memberhentikan Amal Said dari jabatannya sebagai dosen UIM.
Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran Rektor UIM Nomor 1362/UIM/B.00/KP/XII/2025 tentang pengembalian dosen DPK ke LLDIKTI Wilayah IX.
“Yang bersangkutan kami berhentikan sebagai dosen UIM dan dikembalikan ke LLDIKTI Wilayah IX,” ujar Prof Muammar.
Pihak kampus menilai tindakan Amal Said bertentangan dengan nilai etika dan akhlak akademik.
Rektorat UIM juga menyampaikan permohonan maaf kepada korban atas kejadian tersebut.
Berdasarkan keputusan Komisi Disiplin UIM, Amal dinyatakan melanggar kode etik dosen serta peraturan kepegawaian di lingkungan kampus.
Dalam sidang etik internal, Amal mengaku menyesali perbuatannya dan menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk kekhilafan akibat emosi sesaat.
Meski telah mengabdi sekitar 20 tahun dan pernah menerima penghargaan atas pengabdiannya, pihak kampus tetap mengambil langkah tegas sebagai bentuk penegakan disiplin dan etika akademik.
Sumber: TribunTrends.com
| Pria di Buleleng Bali Edarkan Uang Palsu dengan Belanja di Warung Kecil, Beli Uangnya Online |
|
|---|
| Sosok Agustina Arumsari, Wakil Ketua BGN yang Baru, Punya 10 Sertifikasi di Bidang Keuangan |
|
|---|
| Gubernur Sumsel Herman Deru Kaget Dengar Bupati Muara Enim Ditangkap KPK, Tak Dapat Informasi |
|
|---|
| Ditangkap KPK, Terungkap Sepak Terjang Bupati Muara Enim, Aktif di Organisasi Sosial & Keagamaan |
|
|---|
| Tutorial Pembelian Tiket Konser BTS Arirang di Jakarta, Buka Akun Tiket.com Sebelum Pukul 12.00 WIB |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Kasir-swalayan-berinisial-N-21-resmi-laporkan-dosen-UIM-bernama-Amal-Said-ke-polisi.jpg)