TRIBUNTRENDS.COM - Hasil pertandingan dan klasemen akhir Grup E Piala Dunia Antarklub 2025 antara Inter Milan vs River Plate pada Kamis, 26 Juni 2025.
Inter Milan sukses mengamankan kemenangan atas River Plate dengan skor 2-0 dalam pertandingan yang diwarnai oleh ketegangan tinggi, hujan kartu kuning, hingga dua kartu merah.
Dua gol dari Francesco Pio Esposito dan Alessandro Bastoni menjadi pembeda di laga ini.
Baca juga: Klasemen Grup F: Dortmund Lolos 16 Besar, Fluminense dan Sundowns Bersaing Ketat di CWC 2025
Babak Pertama: Banyak Pelanggaran, Minim Gol
Laga dimulai dengan tempo tinggi, namun babak pertama diwarnai banyak pelanggaran dan kartu kuning.
Gonzalo Montiel (River Plate) menerima kartu kuning pertama di menit ke-22, disusul Alessandro Bastoni (Inter) pada menit ke-30.
Kedua tim gagal menciptakan gol hingga wasit Ilgiz Tantashev meniup peluit akhir babak pertama di menit ke-45+3.
Babak Kedua: Dua Gol, Dua Kartu Merah
Babak kedua langsung menghadirkan tensi tinggi. Pada menit ke-51, Lautaro Martinez nyaris membuka keunggulan Inter, namun tembakannya hanya membentur tiang.
Inter akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-72. Henrikh Mkhitaryan mengirim umpan pendek yang dimanfaatkan Francesco Pio Esposito menjadi gol ke sudut kanan bawah. Inter unggul 1-0.
Situasi semakin berat bagi River Plate ketika Lucas Martinez Quarta diganjar kartu merah langsung karena reaksi buruk di menit ke-65.
Mereka harus bermain dengan 10 pemain, dan pada menit ke-90+3, Alessandro Bastoni menggandakan keunggulan Inter lewat aksi solo brilian yang diakhiri tembakan keras dari luar kotak penalti. Skor menjadi 2-0.
Baca juga: Klasemen Grup D: Flamengo Tak Terkalahkan, Chelsea Lolos 16 Besar Piala Dunia Antarklub 2025
Ketegangan Memuncak: Banyaknya Kartu Kuning dan Merah
Laga ini menjadi panas dengan total 7 kartu kuning dan 2 kartu merah. Gonzalo Montiel menjadi pemain River Plate pertama yang dikartu merah usai menerima kartu kuning kedua di menit ke-90+5.
Sementara dari kubu Inter, Denzel Dumfries, Carlos Augusto, Bastoni, dan Sebastiano Esposito juga masuk buku wasit.
Beberapa pemain lain yang mendapat kartu:
Paulo Diaz (River Plate) – 87'
Manuel Lanzini (River Plate) – 77'
Sebastiano Esposito (Inter) – 85'
Skor akhir 2-0 untuk kemenangan Inter Milan.
Baca juga: Klasemen Grup A: Palmeiras & Inter Miami Melaju, Porto dan Al Ahly Gugur Piala Dunia Antarklub 2025
Klasemen Akhir Grup E
Kompetisi fase grup telah usai, dan Inter Milan keluar sebagai pemuncak klasemen dengan performa impresif. Sementara itu, wakil Jepang, Urawa Red Diamonds, harus menelan pil pahit setelah menyelesaikan fase grup tanpa satu pun kemenangan.
Inter Tampil Meyakinkan
Inter Milan tampil solid di sepanjang fase grup. Dari tiga laga yang dijalani, mereka mencatat dua kemenangan dan satu hasil imbang. Dengan torehan total 7 poin dan selisih gol +3 (5-2), Inter memastikan diri lolos sebagai juara grup.
Tren positif Inter terlihat dari dua kemenangan beruntun sebelum ditahan imbang di laga terakhir. Konsistensi lini depan dan pertahanan yang cukup disiplin menjadikan mereka sebagai tim yang patut diwaspadai di fase berikutnya.
Monterrey Raih Runner-Up
Monterrey menempati posisi kedua klasemen dengan 5 poin hasil dari satu kemenangan dan dua hasil imbang. Mereka tampil cukup solid dengan catatan 5 gol mencetak dan hanya 1 kebobolan — menjadikan lini belakang Monterrey sebagai yang terbaik di grup.
Meskipun tidak tampil dominan, efektivitas permainan Monterrey cukup untuk mengamankan tiket ke babak berikutnya sebagai runner-up.
River Plate Gagal Lolos Meski Kompetitif
River Plate harus puas finis di posisi ketiga dengan 4 poin, hasil dari satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan. Mereka mencetak dan kebobolan masing-masing 3 gol, menjadikan selisih gol mereka netral (0).
Hasil seri dan kekalahan di laga awal membuat peluang mereka menipis, dan meskipun menang di laga terakhir, itu belum cukup untuk mengejar Inter dan Monterrey.
Urawa Tersingkir Tanpa Poin
Wakil Jepang, Urawa Red Diamonds, menutup fase grup dengan hasil yang mengecewakan. Tiga kali bertanding, tiga kali kalah, dan kebobolan 9 gol, membuat mereka menjadi juru kunci grup tanpa mengoleksi satu poin pun.
Dengan hanya mencetak 2 gol dan kebobolan 9 kali, Urawa memiliki selisih gol terburuk di grup (-7), mempertegas bahwa mereka belum mampu bersaing di level kompetisi ini.
***
(TribunTrends/Jonisetiawan)