TRIBUNTRENDS.COM - Berikut ini 7 potret mesra Gusti Kanjeng Ratu Bendara (GKR) Bendara dengan sang suami Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Yudanegara, putri dan menantu Sultan Hamengkubuwono X selengkapnya.
Kehidupan anggota keluarga Keraton Jogja selalu menarik untuk disimak. Tak terkecuali kemesraan antara Gusti Kanjeng Ratu atau GKR Bendara dengan sang suami, Kanjeng Pangeran Haryo atau KPH Yudanegara.
Berikut ini 7 potret mesra putri dan menantu Sultan Hamengkubuwono X selengkapnya.
Hubungan GKR Bendara dengan KPH Yudanegara berawal dari perjodohan.
Mereka berdua dijodohkan oleh seorang teman.
Melalui kanal YouTube Santoso Menyenangkan, KPH Yudanegara dan GKR Bendara berkenalan saat masih kuliah.
Saat itu KPH Yudanegara diminta oleh temannya untuk membantu GKR Bendara yang sedang menyusun skripsi.
“Namanya Mpok Yanti kan, ‘Bay ini ada adeknya kawan saya waktu di Australia, Mbak Kirono, itu lagi menulis skripsi,” ujar pria bernama asli Achmad Ubaidillah ini.
Setelahnya, KPH Yudanegara dan GKR Bendara pun banyak berdiskusi tentang skripsi yang dikerjakan.
“Niat bantu aja, akhirnya saya dikenalin di Plaza Senayan, ada Mbak Kiono, Mbak Yanti, Bendara, saya, sama teman kuliah saya Haikal namanya. Akhirnya tanya mau terkait apa, diskusilah saya,” lanjutnya.
Tak malu-malu, GKR Bendara justru banyak bertanya mengenai topik skripsi yang menarik untuk dikerjakan olehnya.
KPH Yudanegara tak sekadar memberikan saran saat berdiskusi.
Ia bahkan rela membantu mencarikan data yang diperlukan.
Kebersamaan yang kerap terjalin ini ternyata menumbuhkan benih-benih cinta di antara keduanya.
KPH Yudanegara dan GKR Bendara mulai sering bertemu dan berkencan.
“Kita nge date nya itu waktu java jazz bulan maret, sebenernya saya nggak suka jazz sok sok an aja. Ternyata dia juga nggak suka jazz, saya pikir kan masa orang luar negeri, pada saat itu saya belum tahu tuh dia beliau siapa,” tutur KPH Yudanegara.
Beberapa kali bertemu dan nge-date, KPH Yudanegara ternyata tak tahu kalau GKR Bendara adalah putri Sultan Hamengkubuwono X.
“Pada saat itu belum tahu beliau siapa, belum tahu, ngobrol biasa aja,” ujar KPH Yudanegara.
Sampai akhirnya bertemu dengan ibunda GKR Bendara, GKR Hemas.
“Ngajak ke PS, mau ketemu ibu katanya. Nah di situ lah, kan saya orang Depdagri, Depdagri kan ibu PKK Gubernur se Indonesia kan muaranya ke Depdagri. Loh kok ini Bu Hemas, di situ saya baru tahu,” kata pria asal Bengkulu ini.
Saat pualng dari acara tersebut, KPH Yudanegara bertanya ke GKR Bendara mengapa ia tidak bercerita kalau dirinya ada putri keraton.
“Saya baru tahu kalau ini putrinya ngarsa dalem dan Gusti Kanjeng Ratu Hemas. Nah pas pulang saya bahas ‘kok kamu nggak bilang’ ‘kamu nggak nanya’ nah kan jadi salah salah,” beber KPH Yudanegara.
KPH Yudanegara juga tidak bertanya karena takut melanggar norma-norma pertemanan.
“Kalau keluarga kan takutnya melanggar norma-norma pertemanan, kan saya nggak enak juga kecuali kalau dia bilang, dia nggak bilang,” katanya.
Baca juga: 7 Potret KPH Notonegoro Pangeran Gondrong dari Jogja, Menantu Sultan Hamengkubuwono X Santuy Abis
GKR Bendara sendiri tidak bermaksud menyembunyikan identitasnya sebagai putri seorang sultan.
Kendati demikian, ia juga tidak koar-koar atau pamer identitasnya.
Berkat skripsi, GKR Bendara dan KPH Yudanegara akhirnya berpacaran.
Hubungan mereka ternyata terus berlanjut sampai ke jenjang pernikahan.
Di tahun 2010, GKR Bendara dan KPH Yudanegara bertunangan.
Mereka kemudian menikah pada 18 Oktober 2011.
Pernikahan ini berlangsung pada tahun yang sama dengan pernikahan Pangeran William, Adipati Cambridge.
Pada pernikahan tersebut dikunjungi sekitar 2.500 tamu undangan.
Pernikahan KPH Yudanegara dengan GKR Bendara dikaruniai seorang putri yang diberi nama Raden Ajeng (RA) Nisaka Irdina Yudonegoro.
Anak pertama mereka ini lahir di Yogyakarta pada tanggal 1 Maret 2014.
Pada 25 November 2018, anak kedua berjenis kelamin laki-laki.
Putra KPH Yudanegara dengan GKR Bendara diberi nama Raden Mas Radityo Mandhala Yudo.
(Tribun Trends/ Amr)