Breaking News:

Palestina vs Israel

MOMEN Pertempuran Jarak Dekat di Gaza, Hamas Manfaatkan Rudal Israel yang Gagal Meledak, Tank Hancur

Inilah momen pertempuran jarak sangat dekat di Gaza, Hamas manfaatkan rudal Israel yang gagal meledak, tank Israel hancur

Editor: Agung Santoso
Hamas Military
CLOSE RANGE BATTLE - Tangkap layar dari publikasi Bigade Al-Qassam Palestina yang menunjukkan pertempuran jarak dekat (close range battle) dari milisi perlawanan Palestina terhadap tentara Israel. Tampak sebuah roket dari peluncur sandang bahu (manpads) mengarah ke sebuah tank Merkava-4M Israel . (tangkap layar twitter) 

TRIBUNTRENDS.COM -  Inilah momen pertempuran jarak sangat dekat di Gaza, Hamas manfaatkan rudal Israel yang gagal meledak.

Siapa sangka, dari rudal bekas tersebut, ternyata Hamas berhasil hancurkan sejumlah tank Israel beserta menewaskan sejumlah tentara zionis.

Israel pun tak menyangka bakal sangat tidak mudah melumpuhkan Hamas meski dengan persenjataan lengkap, tapi selalu ada celah bagi Hamas untuk lolos dan tiba-tiba melancarkan serangan jarak sangat dekat.

Dalam perkembangan terakhir, Brigade Izzeddin al-Qassam, sayap militer Hamas, menghancurkan lima tank Israel beserta korban jiwa di kalangan awaknya.

Aksi ini dilakukan dengan menggunakan dua rudal yang belum meledak yang diluncurkan tentara Israel ke Jalur Gaza.

Pengumuman tersebut menyebutkan bahwa rudal seberat dua ton, yang gagal meledak saat mencapai rumah warga sipil di Gaza, ditempatkan secara strategis di sepanjang jalur penjajah di wilayah Jibaliya.

Bahan-bahan tersebut kemudian diledakkan pada saat kendaraan tiba, mengakibatkan hancurnya lima tank Israel dan hilangnya nyawa serta cedera di antara personel.

Pernyataan tersebut menyoroti bahwa perlawanan Palestina sering menggunakan kembali bahan peledak dari rudal yang tidak meledak untuk memproduksi bahan peledak dan hulu ledak roket.

Tentara Israel telah meluncurkan ribuan rudal ke Gaza sejak 7 Oktober, dan beberapa di antaranya gagal meledak karena masalah teknis.

Eskalasi di Gaza dimulai pada tanggal 7 Oktober ketika Brigade Izzeddin al-Qassam memulai serangan besar-besaran terhadap Israel sebagai tanggapan atas pelanggaran yang sedang berlangsung terhadap warga Palestina, khususnya yang menargetkan situs suci seperti Masjid Al-Aqsa.

Israel mengklaim 1.200 korban jiwa dan 5.132 orang luka-luka dalam serangan tanggal 7 Oktober, sementara di pihak Palestina, korbannya termasuk sedikitnya 8.000 anak-anak dan 6.200 wanita.

Total korban jiwa mencapai 20.057 warga Palestina tewas dan lebih dari 53.320 orang terluka.

Serangan tersebut juga menimbulkan kerusakan besar pada infrastruktur sipil, termasuk rumah sakit dan institusi pendidikan yang digunakan sebagai tempat berlindung penduduk.

Eskalasi di Gaza dimulai pada tanggal 7 Oktober ketika Brigade Izzeddin al-Qassam memulai serangan besar-besaran terhadap Israel sebagai tanggapan atas pelanggaran yang sedang berlangsung terhadap warga Palestina, khususnya yang menargetkan situs suci seperti Masjid Al-Aqsa.

Israel mengklaim 1.200 korban jiwa dan 5.132 orang luka-luka dalam serangan tanggal 7 Oktober, sementara di pihak Palestina, korbannya termasuk sedikitnya 8.000 anak-anak dan 6.200 wanita.

Halaman 1/3
Tags:
HamasIsraelGaza
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved