TRIBUNTRENDS.COM - Ayah Yessy diketahui berprofesi sebagai seorang TNI.
Ayah punya profesi menjanjikan, keluarga Yessy justru mengalami kesulitan ekonomi.
Kini terkuak penyebab sulitnya ekonomi keluarga Yessy.
Sosok ayah Yessy Anitoma Kirana Yudha terungkap ke publik setelah disambangi langsung oleh kang Dedi Mulyadi.
Melalui konten yang dibagikan lewat YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, terkuak penyebab kesulitan ekonomi yang melanda keluarga Yessi.
Sebelumnya sosok ayah Yessy bernama Wastoni sempat disembunyikan.
Alasan ayah Yessy sengaja merahasiakan identitasnya lantaran menjaga nama korps.
Baca juga: DISIDAK Dedi Mulyadi, Yessy Kena Tegur Lagi, Masih Bangun Siang, Rumah Berantakan: Kapan Berubah?
Pria yang batal jadi mertua Ryan Dono itu adalah anggota korps loreng, atau Tentara Nasional Indonesia Angkatan Daerat (TNI AD).
Berusia 50 tahun, ia merupakan anggota TNI AD yang berdinas Komando Resor Militer (Korem) 051/Wijayakarta di Bekasi Kodam Jaya.
Saat ini, Wastoni berpangkat Sersan Mayor (Serma).
Yakni salah satu pangkat ketentaraan dari jenjang bintara.
Wastoni memang masuk sebagai tamtama, dia kini sudah meraih bintara sejak 2003.
Wastoni mengaku mulai tinggal di Purwakarta sejak tahun 2000 bersama istri dan anak-anaknya.
Dia aslinya Jatisawit, Kabupaten Indramayu, Jabar.
Istrinya asal Cikedung, Indramayu. Pasutri ini sama-sama alumni SMAN 2 Indramayu.
Selain menjadi anggota TNI, Wastoni bekerja sambilan memelihara kambing dekat rumahnya.
Dia juga menjadi pengecer LPG dan air galon.
Baca juga: Viral di TikTok Yessy Gagal Nikahi Ryan Dono, Kini Sang Ibu Berambisi Cari Mantu: Syukur-syukur PNS
Dari pernikahannya ini, Wastoni memiliki tiga anak.
Anak pertamanya Yessy, yang kedua lak-laki masih kelas 1 SMA, dan yang bungsu kelas 5 SD.
Sebelumnya kang Dedi Mulyadi sebagai anggota DPR RI memeriksa apakah Yessi sudah menata dengan baik dan rapi rumahnya.
Kemudian, kang Dedi Mulyadi juga membahas mengenai penyebab ekonomi keluarga Yessi yang terpuruk.
"Harus dijelasin kenapa sih ibu ini bapaknya itu pangkatnya sebesar Mayor loh anggota Koramil kok kelihatan susah banget," ujar kang Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi meminta ibu Yessi untuk memberikan penjelasan terkait ekonomi yang sulit.
Hal ini bertujuan untuk meluruskan tuduhan yang muncul di publik.
Sementara itu, ibu Yessi enggan membahas mengenai masalah ekonomi yang dialami.
Akhirnya kang Dedi Mulyadi membeberkan latar belakang dan penyebab terpuruknya ekonomi keluarga Yessi.
Baca juga: VIRAL Penampakan Rumah Yessy Sosok Wanita Batal Nikah dengan Ryan Dono, Sederhana & Ada Kambing
Diketahui jika ayah Yessy sampai berjualan gas dan galon hingga memelihara kambing demi mencukupi biaya hidup.
Bahkan hasil dari usaha itu digunakan untuk ongkos pulang dan pergi berdinas di Cikarang.
Sementara uang gaji ayah Yessy digunakan untuk menutupi pinjaman di bank.
"Kenapa gaji tentaranya sedikit, karena uang yang dari baknya ibu pernah cerita ke saya yaitu ditipu oleh orang lain," jelas kang Dedi.
"Pura-pura meningkatkan taraf hidup tahunya malah jadi makin belang, jadi ada orang yang nawarin investasi penambangan emas di Kalimantan, tapi ya gitu pokoknya," tambah ibu Yessi.
"Diserahin ke orangnya gak balik lagi dan uangnya sampai 200 juta, kalo untuk panagkat Sersan Mayor ngambil uang ke bank 200 juta berapa tahun lagi itu bu cicilan, masih 4 tahun lagi," lanjut kang Dedi.
Viral di TikTok Yessy Gagal Nikahi Ryan Dono, Kini Sang Ibu Berambisi Cari Mantu: Syukur-syukur PNS
Sempat viral di TikTok Yessy gagal menikah dengan Ryan Dono lantaran meminta mahar sertifikat rumah, kini ibunya sudah punya ambisi soal kriteria calon menantu.
Tak lama setelah Yessy gagal menikah, calon ibu mertua Ryan Dono itu beberkan kriteria menantu yang ia inginkan.
Ibu Yessy rupanya bercita-cita untuk memiliki menantu seorang PNS atau karyawan tetap.
Ibunda Yessy juga menginginkan memiliki menantu yang menyayanginya seperti orang tua sendiri.
Sontak pernyataan ibunda Yessy ini lagi-lagi menjadi sorotan warganet.
"Yang bertanggungjawab,mapan, harapan orangtua pengen mantu yang mapan, sayang orangtua dari pigak perempuan," ujarnya.
Baca juga: Yessy Gagal Move On? Curhat Kemungkinan Balikan dengan Ryan Dono: Allah Siapkan yang Terbaik
Ibunda Yessy ingin mantu yang berstatus pegawai negeri atau karyawan tetap.
"Syukur-syukur PNS, atau karyawan tetap apa salahnya," ujarnya.
Sementara itu, kini ini Ryan Dono dan Yessy memutuskan berdamai.
Bahkan baik Ryan Dono atau Yessy mengucap janji untuk tidak akan datang ke podcast lagi.
Itu terjadi setelah keduanya dipertemukan anggota DPR RI, Dedi Mulyadi.
Beruntungnya, setelah melakukan pembicaraan panjang, Ryan Dono dan Yessy akhirnya berpelukan tanda telah berdamai.
Dalam pertemuan yang diprakarsai Dedi Mulyadi tersebut, Ryan Dono dan Yessy sama-sama sepakat untuk tak hadir di podcast mana pun.
Ryan Dono pun berjanji tidak akan lagi hadir dalam podcast manapun yang akan memicu perselisihan.
"Dengan berpesan jika diundang dalam podcast mana pun tidak usah hadir-hadir lagi,"
Baca juga: Anaknya & Ryan Dono Batal Nikah, Ibu Yessy Bongkar Alasan Berat Melepas Putrinya, Singgung Hutang
"Makanya saya gak berangkat di pak Uya karena itu hanya menimbulkan masalah," ungkap Ryan Dono.
Dedi Mulyadi pun mempertanyakan alasan Yessy yang sempat datang menerima udangan podcast Uya Kuya.
Menurut Yessy, ia telah memiliki janji sejak awal namun sempat tertunda.
Alhasil, ia dan Uya Kuya pun mengadakan podcast setelah dari Deni Sumargo.
"Itu yang terakhir, gak ada (pernyataan apapun) lagi, 'clear gak datang lagi'," ujar Yessy ditimpali Dedi Mulyadi.
Ibunda Ryan Dono tampak bereaksi manakala anaknya diminta tak lagi hadir di poadcast manapun.
"Tidak usah hadir(podcast), karena di Densu juga sudah,"
"Selain dari pak Haji yang ngomong gitu, jangan lagi cut karena itu hanya menimbulkan masalah," lanjut ibunda Ryan Dono.
(Sripoku/SuryaMalang)
Artikel ini telah tayang di Sripoku.com dengan judul Profesi Ayah Yessy TNI Berpangkat tapi Kesulitan Ekonomi, Terkuak Ini Penyebab Korban Penipuan dan di Surya Malang dengan judul 'Ambisi Ibu Yessy Punya Mantu PNS hingga Karyawan Tetap, Eks Calon Mertua Ryan Dono: Apa Salahnya?