Breaking News:

Demo Buruh

Jaket Ojol Affan Kurniawan, Temani di Momen Terakhir, Ada Koyakan Besar

Penampakan jaket hijau Affan Kurniawan, temani di momen terakhir sang pemuda. Ada robekan hitam besar.

Editor: Suli Hanna
YouTube Tribun Jakarta Video
JAKET AFFAN KURNIAWAN - Penampakan jaket hijau Affan Kurniawan, temani di momen terakhir sang pemuda. Tampak bagian terkoyak di tengahnya. 

TRIBUNTRENDS.COM - Di sebuah rumah sederhana di jantung Menteng, Jakarta Pusat, duka masih menyelimuti setiap sudut ruang.

Bau dupa dan aroma bunga campur dengan isak yang belum kunjung reda.

Di sana, keluarga Affan Kurniawan (21), pemuda pengemudi ojek online yang tewas dilindas kendaraan taktis Brimob, berusaha menerima kenyataan paling pahit dalam hidup mereka: kepergian seorang tulang punggung.

Di depan rumah, tanpa suara, sejumlah barang terakhir milik Affan dibentangkan satu per satu oleh anggota keluarga.

Dari sebuah kantong plastik hitam, keluarlah jaket hijau ojek online yang selama ini menemaninya mencari nafkah di jalanan ibu kota.

Di bagian tertentu jaket itu, noda hitam mengeras di antara robekan kain yang tampak segar.

Celana hitam yang robek di beberapa sisi dan sepatu putih yang lusuh pun ikut dipamerkan.

Barang-barang itu bukan sekadar benda.

Mereka adalah saksi bisu dari sebuah tragedi yang menimpa seorang anak bangsa di jalan yang mestinya dia lewati dengan aman.

Jaket itu, yang selama ini menjadi lambang perjuangan dan penghidupan, kini berubah menjadi lambang keheningan dan ketidakadilan.

Affan meninggal dunia saat mengantar pesanan makanan, Kamis malam (28/8/2025), di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Saat itu, kericuhan tengah pecah dalam aksi demonstrasi.

Ketika kendaraan taktis Brimob melaju di tengah kekacauan, Affan tak sempat menghindar.

Baca juga: Pilu Hati Saya! Riset Psikolog Forensik Soal Kasus Affan Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob

OJOL TERLINDAS RANTIS - Pihak keluarga Affan Kurniawan (21) menunjukkan jaket ojol yang terakhir dikenakan korban saat berada di rumah duka di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).
OJOL TERLINDAS RANTIS - Pihak keluarga Affan Kurniawan (21) menunjukkan jaket ojol yang terakhir dikenakan korban saat berada di rumah duka di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025). (Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti)

Permintaan Maaf dan Janji Keadilan

Insiden memilukan ini tak hanya menyisakan duka di lingkungan Affan, tapi mengguncang publik nasional.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun angkat bicara dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

“Saya sangat menyesali insiden yang terjadi, dan mohon maaf sebesar-besarnya atas insiden ini,” ujar Kapolri dalam pernyataannya.

Ucapan itu adalah awal dari janji proses hukum yang akan digulirkan, namun bagi keluarga Affan, kepergian putra mereka tak akan pernah terganti.

Gubernur Turun Tangan: "Kami Akan Berikan KJP"

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merespons cepat tragedi ini.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengunjungi keluarga dan menyampaikan bahwa adik Affan, seorang siswi SMP, akan mendapatkan dukungan pendidikan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP).

"Yang kecil, yang perempuan dalam hal ini masih SMP, maka untuk itu tentunya kami akan memberikan KJP. Selain itu juga hal-hal lain yang akan membantu keluarga ini," ujar Pramono dari Balai Kota, Jumat (29/8/2025).

Ia mengaku baru mengetahui bahwa Affan adalah salah satu tulang punggung keluarga.

Bersama ayahnya, Zulkifli, yang juga seorang driver ojol, mereka berdua menjadi sumber penghasilan utama bagi rumah tangga itu.

Namun, bukan hanya anak yang hilang dari pelukan, tapi juga alat mata pencaharian. Sang ayah memberi tahu bahwa motor milik Affan juga raib di tengah kericuhan malam itu.

Bantuan Tak Sekadar Ucapan

Melihat beban berat yang kini harus ditanggung keluarga, Pramono pun berkomitmen untuk memberi lebih dari sekadar dukungan moral.

Bantuan penuh dari Pemprov DKI dan dirinya pribadi telah disiapkan.

"Tentunya ada bantuan dari pemerintah Jakarta dan dari saya pribadi. Mohon maaf saya tidak menyebutkan jumlahnya," ucap Pramono.

Langkah konkret itu menjadi bentuk empati atas kehilangan besar yang dirasakan keluarga Affan.

Lebih jauh, Gubernur menekankan bahwa keamanan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritasnya. 

Ia meminta seluruh aparat dan masyarakat menjaga suasana Jakarta agar tetap kondusif di tengah amarah dan duka.

"Saya sudah meminta kepada seluruh jajaran untuk bersiap-siap apapun dan memberikan pelayanan kepada warga semaksimal mungkin.

Kami berharap bahwa betul-betul ini kita bisa jaga bersama sehingga kami meminta kepada seluruh warga masyarakat Jakarta untuk jaga-jakarta bersama-sama," tegasnya.

(TribunTrends.com/ WartaKotalive.com/ Disempurnakan dengan bantuan AI)

Sumber: Warta Kota
Tags:
Affan KurniawanojolBrimob
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved