Breaking News:

2 Bulan Pindah sudah Buat Ribut, Para Penculik Kepala Cabang Bank BUMN Tinggal di Rumah Sengketa

Baru 2 bulan pindah tapi sudah bikin ribut, para penculik Kepala Cabang Bank BUMN ternyata tinggal bersama di rumah diduga sengketa.

Editor: Suli Hanna
YouTube TribunSumsel
RUMAH DIHUNI TERSANGKA - Foto tangkapan layar dari YouTube Tribun Sumsel, diolah pada Sabtu (23/8/2025). Baru 2 bulan pindah tapi sudah bikin ribut, terungkap keseharian para penculik Kepala Cabang Bank BUMN. Ternyata tinggal bersama di rumah diduga sengketa. 

TRIBUNTRENDS.COM - Penangkapan para pelaku penculikan dan pembunuhan terhadap Mohamad Ilham Pradipta, Kepala Cabang Bank BUMN di Jakarta, mengungkap fakta mengejutkan.

Para pelaku diketahui tinggal bersama dalam satu rumah di Jalan Johar Baru III Nomor 42, Jakarta Pusat, rumah yang disebut warga setempat tengah dalam status sengketa.

Ketua RW 09 Johar Baru, Rizal, membenarkan bahwa para pelaku mulai menempati rumah tersebut sejak sekitar dua bulan yang lalu.

Ia menyebut, mereka juga telah melapor ke Ketua RT setempat, yang rumahnya kebetulan berada persis di sebelah rumah yang dihuni para pelaku.

“Mereka di sini kurang lebih baru dua bulan.

Tinggal bareng-bareng. Mereka lapor ke kita. Ada ibu-ibu juga, istrinya salah satu pelaku,” ujar Rizal saat ditemui, Jumat (22/8/2025).

Selama tinggal di lingkungan tersebut, para pelaku tidak menunjukkan perilaku mencurigakan.

Rizal menyampaikan bahwa mereka bersikap sopan dan ramah terhadap tetangga.

“Secara umum mereka baik, kalau ketemu ya negur,” kata Rizal.

Sebagai pengurus lingkungan, Rizal mengaku sudah mewanti-wanti seluruh warga baru, termasuk para pelaku, untuk menjaga ketertiban selama tinggal di wilayahnya.

“Saya juga sempat bilang saat mereka lapor, kalau tinggal di sini harus tertib, jangan sampai bikin keributan,” imbuhnya.

Itulah sebabnya, ketika aparat kepolisian datang dan memberitahu bahwa penghuni rumah tersebut terlibat dalam kasus penculikan dan pembunuhan yang belakangan ramai diperbincangkan publik, Rizal mengaku sangat terkejut.

“Kaget juga pas dikasih tahu sama polisi kalau mereka ini pelaku.

Kalau sudah menyangkut soal hukum ya kita nggak bisa halangin karena itu kan tugasnya kepolisian,” tuturnya.

Baca juga: Gagal Move On Pria Thailand Nekat Culik Mantan Pacar, Kaki dan Tangan Diikat, Auto Diciduk Polisi

PELAKU CULIK KACAB BANK - Kronologi penangkapan terhadap EW (28) (kanan), terduga penculik kepala kantor cabang pembantu (KCP) bank BUMN di Jakarta, di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
PELAKU CULIK KACAB BANK - Kronologi penangkapan terhadap EW (28) (kanan), terduga penculik kepala kantor cabang pembantu (KCP) bank BUMN di Jakarta, di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Kompas.com)

Penangkapan Diam-diam dan Tanpa Pemberitahuan Warga

Pada Kamis pagi (21/8/2025) sekitar pukul 10.00 WIB, tiga orang pelaku yakni AT, RS, dan RAH berhasil diamankan dari rumah tersebut.

Penangkapan dilakukan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada pengurus lingkungan.

“Mungkin itu strategi dari polisi ya, jadi nggak dikasih tahu.

Baru yang kedua kali siang sekitar jam 2, polisi datang lagi dan minta izin ke RT untuk masuk ke rumah, mungkin ambil barang bukti tapi pelakunya enggak ikut,” kata Rizal.

Sementara satu pelaku lain, RW, ditangkap terpisah di Bandara NTT.

Rizal menyebut RW juga sempat tinggal bersama ketiga pelaku lainnya di rumah yang sama di Johar Baru.

Korban Diculik Usai Rapat, Ditemukan Tewas Keesokan Harinya

Tragedi ini bermula saat Mohamad Ilham Pradipta, yang menjabat sebagai Kepala Cabang Bank BUMN di kawasan Cempaka Putih, Jakarta, diculik usai mengikuti rapat bersama rekan-rekannya di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (20/8/2025).

Aksi penculikan terekam jelas oleh kamera pengawas, menunjukkan bagaimana korban disergap secara tiba-tiba dan dipaksa masuk ke dalam mobil para pelaku.

Hanya berselang satu hari, jasad Ilham ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di sebuah lahan kosong di daerah Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Tubuhnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dengan tanda-tanda bekas kekerasan.

Saat ini, kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang diduga menjadi eksekutor dalam pembunuhan tersebut.

Sementara itu, penyelidikan terhadap motif dan latar belakang para pelaku juga masih berlangsung.

(TribunTrends.com/ TribunJakarta.com/ Disempurnakan dengan bantuan AI)

Sumber: Tribun Bogor
Tags:
penculikanBUMNMohamad Ilham Pradipta
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved