Breaking News:

Kunci Jawaban

Yang Tidak Termasuk Kegiatan Merintis Komunitas Praktisi Adalah? Kunci Jawaban Uji Kompetensi Guru

Inilah kunci jawaban Soal Uji Kompetensi Guru Pedagogik. Berikut ini yang tidak termasuk kegiatan dalam tahap merintis komunitas praktisi adalah?

TribunTrends.com/ Imaged by AI
Inilah kunci jawaban Soal Uji Kompetensi Guru Pedagogik. Berikut ini yang tidak termasuk kegiatan dalam tahap merintis komunitas praktisi adalah? 

Inilah kunci jawaban Soal Uji Kompetensi Guru Pedagogik. Berikut ini yang tidak termasuk kegiatan dalam tahap merintis komunitas praktisi adalah?

TRIBUNTRENDS.COM – Artikel ini membahas kunci jawaban dan contoh soal Uji Kompetensi Guru (UKG) Pedagogik yang dapat digunakan sebagai bahan latihan.

Materi yang diujikan dalam UKG Pedagogik mencakup beberapa kompetensi, di antaranya:

  • Kompetensi Pribadi
  • Kompetensi Profesional
  • Kompetensi Pedagogik

Selengkapnya, berikut ini disajikan kunci jawaban dan contoh soal UKG Pedagogik 2025 sebagai referensi bagi para peserta yang akan mengikuti ujian.

Kunci Jawaban UKG Pedagogik

1. Berikut merupakan komponen yang perlu diperhatian dalam pengaturan penjadwalan pembelajaran, antara lain …

A. Jumlah tema Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Jumlah peserta didik dan jumlah tenaga pengajar yang tersedia
B. Program Tahunan, metode pembelajaran dan Kalender Akademik
C. Program Tahunan, Pemetaan muatan belajar dan tema Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
D. Struktur Kurikulum, Muatan Belajar dan alokasi waktu per Muatan Belajar

Jawaban : C

2. Ibu Sri merupakan salah satu kepala sekolah yang didampingi oleh Bapak Ahmad. Pada sebuah sesi coaching, di tengah-tengah sesi, Ibu Sri sesenggukan menangis sambil menceritakan permasalahan yang sedang dia hadapi. Respons mana di bawah ini yang TIDAK mencerminkan pola pikir seorang coach?

A. Bapak Ahmad mengajak Ibu Sri untuk fokus pada masa depan.
B. Bapak Ahmad memusatkan perhatian pada permasalahan yang dihadapi oleh Ibu Sri.
C. Bapak Ahmad memelihara rasa ingin tahunya yang besar terhadap apa yang membuat Ibu Sri memiliki perasaan yang pada saat itu dia rasakan.
D. Bapak Ahmad menerima situasi dengan tenang dan tidak menjadi emosional.

Jawaban : A

3. Berikut merupakan prinsip pengembangan kurikulum operasional di satuan pendidikan, kecuali…

A. Kontekstual
B. Sama dengan satuan pendidikan lain yang sejenjang
C. Berpusat pada peserta didik
D. Melibatkan berbagai pemangku kepentingan

Jawaban : B

4. Berikut beberapa tindakan yang dapat dilakukan ketika kita menemukan kasus atau permasalahan yang berkaitan dengan peran dan tugas di sekolah binaan:

1. Membiarkan permasalahan tersebut terus berkembang sampai besar, baru dilakukan tindakan.
2. Mengidentifikasi masalah dan akar masalah.
3. Mengidentifikasi alternatif solusi tindakan.
4. Menentukan solusi tindakan yang sesuai.
5. Implementasi solusi dengan melibatkan berbagai pihak.
6. Tidak harus melibatkan berbagai pihak, karena kita sendiri sangat mampu.

Tindakan yang tepat yang dapat kita lakukan:

A. 1,2,3,4,5
B. 1 dan 2
C. 2,3,4,6
D. 2,3,4 dan 5

Jawaban : D

5. Pak Sugeng adalah seorang kepala sekolah. Beliau bercerita bahwa salah satu agenda bulanan yang dia lakukan adalah menyampaikan masukan kepada guru terkait rencana pembelajaran yang telah dibuat. Beliau tidak hanya memberikan tandatangan, tetapi juga memberikan masukan. Jika terdapat hal yang menurut Pak Sugeng butuh ditingkatkan, beliau menawarkan atau memberikan pilihan perbaikan yang disepakati bersama guru. Indikator apa yang cocok dengan cerminan kegiatan yang dilakukan Pak Sugeng di atas?

A. Memberi umpan balik terhadap perencanaan dan pelaksanaan proses belajar sebagai dasar bagi guru melakukan perbaikan.
B. Mengembangkan dan merawat lingkungan sekolah yang nyaman dan aman bagi warga sekolah.
C. Melaksanakan perilaku kerja dan praktik kepemimpinan yang mengacu pada kode etik
D. Menyediakan dukungan kepada guru agar dapat berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang tua/wali murid.

Jawaban : A

6. Kemampuan/informasi awal yang dimiliki oleh siswa sebelum memahami materi baru yang akan dipelajari disebut ..

A. Pertanyaan pemantik
B. Pengetahuan prasyarat
C. Umpan balik
D. Pemahaman bermakna

Jawaban : A

7. Di bawah ini merupakan pernyataan yang tepat mengenai konsep, tujuan, dan strategi pengembangan modul ajar, kecuali..

A. Modul ajar bertujuan untuk memandu guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Komponen dalam modul ajar wajib disusun secara lengkap dan memenuhi semua unsur yang telah ditetapkan.
B. Guru di satuan pendidikan diberi kebebasan untuk mengembangkan komponen dalam modul ajar sesuai dengan konteks lingkungan dan kebutuhan belajar peserta didik.
C. Modul ajar adalah sebuah dokumen yang berisi tujuan, langkah, dan media pembelajaran serta asesmen yang dibutuhkan dalam satu unit atau topik berdasarkan alur tujuan pembelajaran.
D. Kriteria pengembangan modul ajar adalah esensial, menarik, bermakna dan menantang, relevan dan kontekstual serta berkesinambungan dan bermakna.

Jawaban : A

8. Anda adalah seorang PIP dengan kondisi sekolah dampingan yang memiliki komunitas belajar rutin. Komunitas tersebut merupakan wadah belajar kepala sekolah dan guru-guru untuk saling berbagi pengetahuan dalam membuat media belajar kreatif. Belakangan ini kegiatan belajar menjadi pasif karena guru-guru mulai merasa jenuh dengan tema yang dianggap monoton. Tentukan rencana pendampingan yang tepat untuk pengembangan komunitas belajar tersebut.

A. Tahapan: Tahap merintis\Kegiatan: Pendampingan individu (kepala sekolah)\Target: Kepala sekolah membentuk jadwal belajar reguler
B. Tahapan: Tahap merawat keberlanjutan\Kegiatan: Pendampingan individu (kepala sekolah)\Target: Kepala sekolah melakukan dokumentasi proses pembelajaran dan bahan belajar yang digunakan agar dapat dipelajari kembali
C. Tahapan: Tahap menumbuhkan\Kegiatan: Pendampingan individu (kepala sekolah)\Target: Kepala sekolah melakukan pemetaan rencana pengembangan profesi guru
D. Tahapan: Tahap merintis\Kegiatan: Pendampingan kelompok (pengawas sekolah)\Target: Pengawas sekolah mengenali kegiatan belajar di dalam komunitas praktisi

Jawaban : A

9. Berikut ini yang merupakan acuan utama dalam pengembangan desain kurikulum adalah …

A. Kemajuan ilmu pengetahuan
B. Kebutuhan dan karakteristik Murid
C. Perubahan zaman
D. Perkembangan teknologi

Jawaban : D

10. Berikut ini merupakan CP Bahasa Indonesia Fase D, elemen Menyimak. “Peserta didik memahami informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan dari teks deskripsi, narasi, puisi, eksplanasi dan eksposisi dari teks visual dan audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat.” Dari 4 pilihan berikut, yang merupakan bukti bahwa siswa telah memahami CP adalah…

A. Siswa hafal puisi-puisi dari penyair kenamaan dan mampu menuliskan atau mendeklamasikannya kembali tanpa kesalahan.
B. Siswa mampu menulis puisi dengan menggunakan tanda baca dan huruf kapital yang tepat.
C. Siswa percaya diri untuk mendeklamasikan karya puisi/prosa di forum besar dan mampu mewakili kelas atau sekolah untuk mengikuti lomba sastra antar sekolah.
D. Siswa mendeskripsikan makna dari puisi/prosa serta emosi yang ditangkap dari puisi tersebut dan melakukan bedah karya dengan menggunakan beberapa sudut pandang yang berbeda.

Jawaban : B

11. Satu tahun sekali, Pak Sugeng mengagendakan pertemuan bersama warga sekolah. Tujuan dari pertemuan tersebut adalah merefleksikan ketercapaian visi dan misi sekolah. Pak Sugeng sudah memiliki tim yang secara mandiri menjalankan kegiatan sekolah sesuai perannya untuk memewujudkan tujuan bersama. Dalam pertemuan itu, tidak hanya berdiskusi mengutarakan pendapat masing-masing, warga sekolah memiliki data yang menunjukkan capaian tujuan sekolah berdasarkan program-program yang dilakukan sesuai dengan perencanaan yang sudah disepakati bersama. Jenjang kompetensi apa yang teridentifikasi dari aksi yang dilakukan oleh Pak Sugeng di atas? Gunakan salinan Perdirjen GTK No 6565/B/GT/2020 dalam Kategori Kepemimpinan Manajemen Sekolah, kompetensi mengembangkan dan mewujudkan visi sekolah yang berorientasi pada murid.

A. Cakap
B. Terampil
C. Mahir
D. Berkembang

Jawaban : D

12. Berikut ini adalah pengguna TanyaBOS, kecuali…

A. Operator Sekolah
B. Kepala Sekolah
C. Mahasiswa
D. Guru

Jawaban : A

13. Perhatikan pernyataan berikut: 1. Mengisi Form Rencana Pendampingan individu untuk kemudian didiskusikan bersama dengan sesama rekan PIP di provinsi penugasan. 2. Mempelajari materi Rencana Moderasi untuk kegiatan pendampingan yang akan dilakukan pada bulan tersebut. 3. Memperhatikan target dari Rencana Pendampingan yang akan dilakukan 4. Memperhatikan kebutuhan peralatan untuk kegiatan Rencana Pendampingan yang akan dilakukan 5. Mengantisipasi permasalahan yang mungkin terjadi untuk kegiatan pendampingan tersebut Bagaimanakah tahapan pembuatan Rencana Pendampingan yang efektif ?

A. 2, 3, 4, 5,1
B. 3,2,4,1,5
C. 3,4,2,1,5
D. 2,4,3,5,1

Jawaban : C

14. Sekelompok tim fasilitasi projek sedang mencoba memodifikasi modul projek. Mereka memilih untuk memodifikasi modul yang sudah ada karena sekolahnya belum terbiasa melakukan kegiatan pembelajaran berbasis projek. Sementara itu sekolah mereka berada di wilayah kota kecamatan yang sedang berkembang. Di tengah perkembangan tersebut terdapat kondisi di mana masyarakat menjadi semakin sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Sikap saling membantu antar sesama masyarakat semakin memudar padahal terdapat ajaran leluhur untuk bisa menjaga silaturahmi dan bersikap saling membantu. Akhirnya tim fasilitasi projek tersebut memilih sebuah modul dengan keterangan sebagai berikut:

Tema: Kearifan Lokal
Topik: Tradisi Lisan dan Budaya Bertutur
Konten: Pelestarian alam menurut ajaran tradisi
Tujuan Dimensi: Mandiri, Kreatif
Kegiatan Kunci: Mewawancarai tokoh masyarakat, observasi, kunjungan, dsb
Asesmen: Tes, kinerja

Produk akhir: Membuat podcast/rekaman suara mengenai tradisi pelestarian alam.

Berangkat dari kondisi tersebut, apa langkah modifikasi modul projek yang paling tepat untuk dilakukan?

A. Langkah 1 Identifikasi: Memahami profil modul projek yang akan dimodifikasi kemudian mengidentifikasi hal-hal yang akan disesuaikan.
Langkah 2 Modifikasi: Mengubah konten menjadi pelestarian ajaran untuk menjaga hubungan antar masyarakat, menambah dimensi bergotong royong, dan mengubah produk akhir menjadi video pelestarian tradisi.
Langkah 3 Selaraskan: Memeriksa kembali kesinambungan antara isu atau tema yang dibahas, dimensi (tujuan projek), serta profil dan kebutuhan sekolah.

B. Langkah 1 Konfirmasi: Memeriksa kaitan antara isu atau tema yang dibahas, dimensi (tujuan projek), serta profil dan kebutuhan sekolah.
Langkah 2 Eksekusi: Mengubah konten menjadi pelestarian tradisi gotong royong, menambah dimensi kreativitas dan bergotong royong, serta mengubah produk akhir menjadi pameran budaya.
Langkah 3 Bandingkan: Membandingkan modul asal dan modul hasil modifikasi.

C. Langkah 1 Sesuaikan: Mengubah konten menjadi pelestarian adat lokal masyarakat, menambah dimensi beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME dan berkahlak mulia, dan mengubah produk akhir menjadi kampanye pelestarian budaya.
Langkah 2 Hubungkan: Memeriksa kaitan antara isu atau tema yang dibahas, dimensi (tujuan projek), serta profil dan kebutuhan sekolah.
Langkah 3 Jabarkan: Mendiskusikan kembali perubahan-perubahan yang telah dilakukan.

D. Langkah 1 Koneksikan: Memeriksa kesinambungan antara isu atau tema yang dibahas, dimensi (tujuan projek), serta profil dan kebutuhan sekolah.
Langkah 2 Modelkan: Mengubah konten menjadi pelestarian toleransi, menambah dimensi bergotong royong, dan mengubah produk akhir menjadi poster pelestarian tradisi lisan.
Langkah 3 Petakan: Mengidentifikasi kembali komponen modul untuk mengonfirmasi perubahan yang dilakukan.

Jawaban : D

15. Perhatikan pernyataan di bawah ini: 1. Maksimalkan potensi yang dimiliki untuk menyukseskan peran dan tugas Pelatih Ahli/Fasilitator Sekolah Penggerak dan PIP. 2. Percaya diri, penguasaan materi dan antisipasi permasalahan di lapangan adalah kunci. 3. Pelatih Ahli/Fasilitator Sekolah Penggerak dan PIP adalah orang pilihan, sehingga tidak memerlukan lagi pengembangan diri. 4. Belajar dan belajar lagi untuk menguatkan pengetahuan dan keterampilan. 5. Kolaborasi dengan sesama Pelatih Ahli/ Fasilitator Sekolah Penggerak dan PIP untuk memecahkan permasalahan. Pernyataan yang tidak tepat ditunjukkan oleh nomor:

A. 4 dan 5
B. 3
C. 1 dan 2
D. 1 dan 4

Jawaban : D

16. Proses analisis karakteristik dan lingkungan belajar satuan pendidikan dilakukan sebelum proses perumusan visi, misi, dan tujuan satuan pendidikan. Dari pertanyaan-pertanyaan berikut, mana yang dapat digunakan untuk pengumpulan informasi saat proses analisis karakteristik dan lingkungan belajar satuan pendidikan?

A. Seperti apakah gambaran ideal tentang masa depan yang ingin diwujudkan oleh satuan pendidikan?
B. Apakah perlu membuat visi dan misi baru yang lebih sesuai dengan kondisi lingkungan dan karakteristik peserta didik?
C. Kompetensi apa saja yang perlu dimiliki peserta didik?
D. Apa saja visi, misi, dan tujuan daerah?

Jawaban : B

17. Perhatikan pernyataan-pernyataan mengenai Profil Pelajar Pancasila berikut:

1. Terdiri dari 5 kompetensi yang merujuk pada setiap sila dalam Pancasila.
2. Merupakan pengertian dari pelajar sepanjang hayat yang kompeten dan memiliki karakter sesuai nilai-nilai Pancasila.
3. Terdiri dari 6 elemen yang saling berkaitan satu sama lain.
4. Merupakan bentuk penerjemahan tujuan pendidikan nasional.
5. Menjadi acuan utama untuk membangun karakter serta kompetensi peserta didik di jenjang Sekolah Dasar.
6. Dicapai melalui intrakurikuler, ekstrakurikuler, projek, dan budaya sekolah.

Pernyataan yang tepat ditunjukkan oleh nomor:

A. 1, 2, 4, 5
B. 2, 4, 5, 6
C. 1, 3, 4, 6
D. 2, 3, 4, 6

Jawaban : A

18. Perhatikan pernyataan dibawah:

1. Mempelajari materi Rencana Moderasi untuk kegiatan pendampingan yang akan dilakukan pada bulan tersebut.
2. Berkoordinasi dengan Koordinator PA/FSP dan sesama rekan PA/FSP dikota/kabupaten penugasan untuk mempersiapkan peran dan aktifitas pendampingan yang akan dilakukan oleh PA/FSP.
3. Berkoordinasi dengan PMO di tingkat kota/kabupaten penugasan untuk mempersiapkan peran pendampingan yang akan dilakukan oleh PA/FSP.
4. Bertindak sebagai penyelenggara acara (event organizer) dari kegiatan yang akan dilakukan.
5. Membuat surat tugas dan SPPD yang diminta sebagai persyaratan administrasi yang harus dilengkapi oleh seorang PA/FSP.

A. 1,2,3,4
B. 2,3,4,5
C. 1,3,4,5
D. 1,2,3,5

Jawaban : D

19. Pak Albertus dari Merauke Papua mencoba untuk menggunakan modul ajar yang dibuat oleh Bu Ratna dari Jawa Tengah. Berikut adalah modifikasi yang diperlukan oleh Pak Albertus agar modul yang dipilih relevan dan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa di dalam kelas, kecuali …

A. Menentukan desain pembelajaran dan bahan ajar yang relevan dengan situasi, kondisi dan karakteristik siswa.
B. Menganalisis asesmen yang relevan dan menyesuaiakan dengan kondisi, perbedaan capaian dan karakteristik siswa.
C. Memodifikasi modul ajar pada bagian sumber bahan ajar dan media yang digunakan yang terdapat di lingkungan sekolah. Diutamakan untuk tidak mengubah tujuan pembelajaran agar guru tidak perlu mengubah kegiatan inti dan asesmen yang dipilih.
D. Menetapkan tujuan pembelajaran berdasarkan CP, ATP, disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik siswa.

20. Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan merupakan dokumen yang bersifat…

A. Definit dan absolut
B. Tertutup dan rahasia
C. Statis dan permanen
D. Fleksibel dan dinamis

Jawaban : D

21. Berikut ini adalah hal yang menjadi pertimbangan guru pada saat memilih bahan ajar adalah…

A. Apabila menggunakan buku pedoman dari pemerintah, guru tidak perlu menyesuaikan dengan ATP, kebutuhan dan karakteristik sekolah masing-masing.
B. Bahan ajar utama adalah buku yang disediakan oleh pemerintah berupa buku guru dan buku siswa.
C. Bahan ajar bersifat variatif. Bisa berupa bahan ajar cetak dan bahan ajar non-cetak.
D. Bahan ajar visual dan audiovisual adalah pertimbangan wajib bagi guru saat mengembangkan bahan ajar.

Jawaban : C

22. Setiap kalimat CP pada Bidang Studi memiliki karakteristiknya masing-masing. Pernyataan yang tepat terkait hal tersebut antara lain…

1. CP Bidang Studi Bahasa Indonesia menekankan pada kompetensi yang perlu dicapai peserta didik. Guru boleh menggunakan berbagai konten/materi untuk mencapainya.
2. Konten dan kompetensi pada CP Matematika tidak harus disampaikan/dicapai secara berurutan.
3. CP Bidang Studi IPAS mencantumkan inti materi (konten) dan kompetensi secara eksplisit/jelas.
4. CP Bidang Studi PKn adalah yang paling sulit diterjemahkan karena hanya berisi rangkaian kalimat-kalimat teori abstrak.

A. 2 dan 4
B. 1 dan 4
C. 1 dan 2
D. 1 dan 3

Jawaban : D

23. Berikut ini adalah gambaran peran penting fasilitator yang paling tepat dalam percakapan kelompok.

A. Fasilitator dapat memandu kelompok untuk mencapai tujuan dari percakapan secara lebih efektif.
B. Fasilitator akan membantu memetakan fakta dengan lebih objektif
C. Fasilitator dapat memberikan saran yang bijak ketika menyusun rencana tindak lanjut.
D. Fasilitator akan bersikap netral ketika anggota kelompok memiliki pendapat yang bertentangan.

Jawaban : C

24. Dari beberapa pilihan berikut, mana yang memberikan gambaran proses yang benar dalam menyusun program kerja

A. Menyusun proses menghasilkan keluaran – menentukan kebutuhan sumber daya
B. Menentukan kebutuhan sumber daya – menyusun proses menghasilkan keluaran – menetapkan target kinerja (dampak, hasil, dan keluaran)
C. Identifikasi masalah – menetapkan target kinerja (dampak, hasil, dan keluaran) – menyusun proses menghasilkan keluaran – menentukan kebutuhan sumber daya
D. Menetapkan target kinerja (dampak, hasil, dan keluaran) – menyusun proses menghasilkan keluaran – menentukan kebutuhan sumber daya

Jawaban : C

25. Berikut ini yang tidak termasuk kegiatan dalam tahap merintis komunitas praktisi adalah…

A. menyusun jadwal belajar rutin
B. membagi peran dan tanggung jawab dalam kegiatan-kegiatan komunitas belajar
C. menyebarluaskan pratik baik komunitas melalui organisasi profesi di luar sekolah
D. membuat komitmen bersama komite pembelajaran

Jawaban : A

26. Selama sesi coaching dengan para kepala sekolah yang menjadi binaannya, Bapak Ahmad senantiasa menerapkan RASA dan TIRTA. Tindakan mana di bawah ini yang menunjukkan penerapan RASA dan TIRTA?

A. Di awal sesi coaching, Bapak Ahmad menanyakan topik apa yang ingin dibicarakan oleh kepala sekolah serta hasil apa yang ingin didapatkan di akhir sesi.
B. Pada saat sesi, Bapak Ahmad memberikan saran kepada kepala sekolah berdasarkan pengetahuan dan pengalaman pribadinya.
C. Di akhir sesi, Bapak Ahmad menyimpulkan hasil dari sesi coaching.
D. Sepanjang sesi coaching, Bapak Ahmad mencatat ucapan kepala sekolah dan fokus melihat catatannya.

Jawaban : C

27. Berikut ini adalah tahapan yang masuk akal dalam pengembangan rencana fasilitasi, kecuali:

A. Kita perlu pastikan dulu sarana yang mungkin disediakan/diadakan di ruang fasilitasi, sebelum menyusun rencananya.
B. Dalam menyusun rencana fasilitasi, tujuan pertemuan adalah kompas dari perencanaannya.
C. Tahapan penyusunan rencana fasilitasi bisa dimulai dari mana saja, karena semua elemen saling mempengaruhi.
D. Ketika menyusun rencana fasilitasi, kita perlu tahu audiens pertemuan kita.

Jawaban : C

28. Ketika memfasilitasi refleksi penerapan pembelajarank, Bu Marja menggunakan alur 4P. Kompetensi fasilitasi yang mana yang digunakan ketika memilih alur ini?

A. Kompetensi interaksi
B. Kompetensi visualisasi
C. Kompetensi merancang proses
D. Kompetensi partisipasi

Jawaban : A

29. Bapak Ahmad telah selesai melakukan bimtek untuk fasilitator. Sekarang dia sudah siap untuk mendampingi para kepala sekolah yang menjadi binaannya. Salah satu tugas dan tanggung jawabnya adalah melakukan coaching terhadap kepala sekolah satu bulan sekali untuk masing-masing kepala sekolah. Tidak hanya dalam sesi coaching, Bapak Ahmad juga berusaha untuk menerapkan kompetensi coaching selama berinteraksi dengan para kepala sekolah yang menjadi binaannya. Tindakan mana di bawah ini yang menunjukkan penerapan kompetensi coaching?

A. Bapak Ahmad senantiasa mengarahkan kepala sekolah untuk melakukan hal-hal yang produktif.
B. Bapak Ahmad senantiasa mengaitkan pengalaman kepala sekolah dengan pengalaman pribadinya.
C. Bapak Ahmad selalu terbuka terhadap ide-ide kepala sekolah.
D. Bapak Ahmad senantiasa bertanya kepada kepala sekolah berdasarkan apa yang dia pikirkan.

Jawaban : A

30. Salah satu tujuan Merdeka Belajar adalah untuk mewujudkan pendidikan berkualitas, dan fokus pada pengembangan kompetensi dasar dan karakter. Bagaimana peran perencanaan berbasis data terhadap hal tersebut?

A. Perencanaan program dan kegiatan dilakukan untuk menyelesaikan akar masalah terkait kompetensi dasar dan karakter yang dialami Satuan Pendidikan yang diketahui dari Profil Pendidikan
B. Perencanaan kedepannya akan fokus pada satuan pendidikan yang memiliki masalah kompetensi dasar dan karakter.
C. Merdeka Belajar mendorong proses pembelajaran yang berfokus pada peserta didik
D. Merdeka Belajar memberikan fleksibilitas kepada para pemangku kepentingan untuk berinovasi dalam melakukan perencanaan

Jawaban : A

*) Disclaimer: Kunci jawaban dalam artikel ini hanya sebagai referensi bagi guru yang mengikuti UKG 2025.

(TribunPadang.com/Primaresti/TribunTrends.com/Syifaul Azizah)

Tags:
kunci jawabanUji Kompetensi GuruPedagogik
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved