Berita Viral
Tampang IRT di Muara Enim Pelaku Penipuan Arisan Online, Korban Puluhan Orang, Raup Ratusan Juta
Inilah sosok IRT alias Ibu Rumah Tangga di Muara Enim yang melakukan penipuan bermodus arisan online. Korbannya puluhan orang, raup ratusan juta.
Editor: Suli Hanna
TRIBUNTRENDS.COM - Inilah sosok IRT alias Ibu Rumah Tangga di Muara Enim yang melakukan penipuan bermodus arisan online. Korbannya puluhan orang, raup ratusan juta.
Seorang ibu rumah tangga bernama Octa Cahyu Pradini (23) warga Perumahan King Regency Blok B10, Muara Enim, berhasil menipu puluhan korban dengan modus arisan online yang menjanjikan keuntungan besar.
Kasus ini menyebabkan kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Kapolres Muara Enim AKBP Jhoni Eka Putra melalui Kapolsek Lawang Kidul Iptu Andaru Galuh Indratno menjelaskan bahwa kasus ini terungkap setelah salah satu korban melapor ke Polsek Lawang Kidul.
Pelaku kemudian berhasil ditangkap di Bandara Batam saat hendak melarikan diri.
“Para korban tergiur keuntungan besar sehingga rata-rata mentransfer uang sebesar Rp15 juta ke rekening pelaku,” kata Andaru, Selasa (3/6/2025).
Awalnya, pelaku memberikan keuntungan awal sebagai umpan agar korban semakin percaya dan mengirimkan uang lebih banyak.
Namun, keuntungan tersebut tidak pernah kembali, dan uang korban hilang tanpa jejak.
Baca juga: Cara Mudah Klaim Ganti Rugi Uang MinyaKita Bagi Korban Penipuan Takaran: Simak Syarat Pengajuannya!
Modus yang digunakan pelaku menyerupai skema ponzi, di mana uang dari peserta baru dipakai untuk menutupi kewajiban kepada peserta lama.
Dari penyelidikan, aksi ini sudah berlangsung sejak November 2024 dengan jumlah korban mencapai 25 orang dan kerugian mencapai Rp356 juta.
Setelah laporan masuk, Tim Reskrim Polsek Lawang Kidul bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan di Bandara Batam.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk handphone dan bukti rekening koran.
Octa dijerat Pasal 378 dan/atau Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman hingga 4 tahun penjara.
Kapolsek Andaru mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran arisan online yang tidak jelas badan hukumnya dan segera melapor jika menjadi korban.
(TribunTrends.com/ Sripoku.com/ Disempurnakan dengan bantuan AI)
Sumber: Sriwijaya Post
| 'Akhirnya Semua Terkuak' Curhat Kerabat Yakin Evia Maria Dibunuh Bukan Akhiri Hidup, Temukan Bukti |
|
|---|
| Oknum Dosen UNIMA Tega Lecehkan Evia Maria, Padahal Punya Anak Gadis Sudah Besar, Sering Dipamerkan |
|
|---|
| Awal Kehancuran Dosen UNIMA Diduga Lecehkan Evia, Dibebastugaskan Kampus, Diperiksa Polisi, OTW Bui? |
|
|---|
| 2 Bukti Temuan Keluarga Picu Dugaan Evia Maria Dibunuh, Posisi Kain yang Melilit Leher Janggal |
|
|---|
| Sosok Juan Pedro Franco, Pria Tergemuk di Dunia yang Meninggal, Berat Badan Sampai 606 Kg! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/IRT-di-Muara-Enim-ditangkap-karena-penipuan-bermodus-arisan-online.jpg)