Selebrita
Deretan Artis Pertaruhkan Nyawa Mendaki Carstensz Pyramid, Nadine Chandrawinata Sempat Tersesat
Inilah cerita sejumlah artis yang berani mempertaruhkan nyawa dengan mendaki Cartensz Pyramid, Pegunungan Jayawijaya, Papua.
Penulis: Dika Pradana
Editor: Dika Pradana
TRIBUNTRENDS.COM - Inilah cerita sejumlah artis yang berani mempertaruhkan nyawa dengan mendaki Carstensz Pyramid, Pegunungan Jayawijaya, Papua.
Beberapa artis Tanah Air mengaku bangga lantaran sukses mendaki puncak tertinggi di Indonesia tersebut meski harus bertaruh nyawa.
Menjadi puncak tertinggi di Indonesia, Carstensz Pyramid memiliki medan yang menantang dan sulit untuk didaki. Meski demikian, sejumlah orang termasuk selebriti Tanah Air berikut ini berhasil mendakinya.
Puncak Carstensz Pyramid, terletak di Pegunungan Jayawijaya, Papua, merupakan tantangan besar bagi siapa pun yang ingin menaklukkan gunung ini.
Dikenal dengan medan yang berat dan sulit, tak sedikit orang, termasuk artis-artis Tanah Air, yang berani mempertaruhkan nyawa untuk mencapai puncaknya.
Beberapa selebritas Indonesia bahkan membagikan kisah mereka terkait pendakian di gunung yang memiliki ketinggian lebih dari 4.800 mdpl ini, termasuk pengalaman yang penuh tantangan dan kesulitan.
Berikut Artis Tanah Air yang Sukses Taklukkan Carstensz Pyramid:
1.Nadine Chandrawinata Carstensz Pyramid

Nadine Chandrawinata, aktris sekaligus Puteri Indonesia 2005 yang berhasil mendaki Carstensz Pyramid pada tahun 2016.
Dalam beberapa unggahan di media sosialnya, ia membagikan perjalanan yang mengubah hidupnya tersebut, termasuk rasa sedih atas meninggalnya dua pendaki senior, Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono, yang meninggal dalam pendakian pada tahun 2025.
Nadine menulis, "Sangat sedih sekali mendengar berita duka tentang pendakian kemarin-kemarin ini... saya belajar banyak dari pendakian ini dan berterima kasih kepada teman-teman yang membantu saya."
Selain itu, Nadine juga menceritakan pengalamannya saat sempat tersasar dalam perjalanan turun dari gunung pada tahun 2017.
Dalam kejadian tersebut, Nadine terpisah dari rombongan dan harus bertahan sendirian.

Beruntung, ia mengingat pelatihan yang diterimanya sebelumnya.
Dia menggunakan jejak kaki yang ia temui sebagai petunjuk untuk kembali ke jalur yang benar.
Pengalaman tersebut mengajarkan Nadine banyak hal tentang ketahanan mental.
Dia juga belajar mengenai pentingnya persiapan fisik dalam menghadapi situasi ekstrem.
"Pelajaran yang saya dapat adalah, jangan sampai kita lupa dengan sekeliling kita saat berada di medan yang berat," ujar Nadine.
2. Fiersa Besari

Fiersa Besari, penyanyi dan penulis yang juga ikut mendaki Carstensz Pyramid pada tahun 2025, turut merasakan duka atas tragedi yang menimpa dua pendaki senior.
Ia membagikan kabar tersebut melalui akun Instagram-nya pada 3 Maret 2025, menyatakan bahwa ia dan timnya sempat terjebak di Yellow Valley Basecamp.
Hal itu terjadi dikarenakan akibat cuaca buruk yang mempengaruhi akses helikopter, satu-satunya sarana transportasi yang bisa digunakan ke lokasi tersebut.
Dalam unggahannya, Fiersa mengungkapkan, "Kami alhamdulillah stabil. Kami kaget dan sedih mendengar kejadian ini, tapi berterima kasih kepada semua pihak yang membantu proses evakuasi."

Fiersa dan timnya juga bekerja sama dengan para relawan untuk menghubungi tim yang terjebak menggunakan alat komunikasi (HT), meski cuaca sangat ekstrem.
Ia menggambarkan medan Carstensz Pyramid yang sangat berat.
Untuk mencapai puncak, pendaki harus menggunakan tali untuk naik dan turun.
Pendaki juga harus sangat sigap agar tidak terkena hipotermia akibat cuaca yang sangat dingin.
Selain itu, Fiersa juga mengingatkan publik untuk memberi ruang bagi keluarga korban dan tidak membuat asumsi negatif tentang kejadian tersebut.
Fiersa menutup pesan dengan ungkapan, "Berikan ruang untuk berdoa bagi yang telah berpulang, dan beri kesempatan bagi keluarga untuk berduka."
Sosok Elsa Laksono dan Lilie Wijayati, Dua Sahabat Meninggal Bersama di Pendakian Carstensz Papua
Inilah sosok Elsa Laksono dan Lilie Wijayati, dua sahabat sejak SMP yang meninggal Bersama di pendakian Gunung Carstens, Papua.
Kisah tentang Elsa Laksono dan Lilie Wijayati viral sejak keduanya meninggal dunia pada Sabtu (1/3/2025).
Dua Wanita ini merupakan pendaki veteran yang telah bersahabat sejak masih SMP.
Keduanya merupakan Wanita kelahiran Malang Tahun 1965.
Hobi mendaki telah mereka lakoni sejak bersekolah di SMAK St. Albertus Malang atau yang akrab disebut Dempo.

Setelah lulus SMA, mereka terpisah. Lilie Wijayati pernah mendapatkan pendidikan militer Susbintal Pusdikhub Cimahi pada 1985, atau saat usianya 20 tahun.
Baca juga: Dekat Puncak Gunung Merapi, Ini Keindahan Desa Tertinggi di Klaten, Jadi Salah Satu Jalur Pendakian
Lilie menempuh pendidikan di Telkom hingga akhirnya bekerja di perusahaan Telkom Indonesia.
Sementara itu, Elsa menempuh pendidikan di salah satu fakultas Ilmu Kedokteran di Jakarta.
Setelah berpisah lama, mereka kembali berhubungan dekat. Melalui media sosial mereka kembali menjalin hubungan komunikasi.
Hingga akhirnya mereka melakukan pendakian bersama.
Di kalangan pendaki, mereka dikenal sebagai pendaki veteran.
Mereka menjuluki diri sebagai Ratu Pendaki.
Kronologi

Puncak Carstensz Pyramid di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memakan korban jiwa.
Seperti dilansir dari TribunPapua, dua pendaki dilaporkan meninggal dunia saat menuruni Puncak Carstensz. Ini merupakan puncak tertinggi yang menjadi bagian dari Pegunungan Barisan Sudirman yang terdapat di Kabupaten Mimika.
Berdasarkan informasi, insiden itu terjadi pada Sabtu (1/3/2025). Namun, kabar ini baru tersebar luas di media sosial pada Minggu (2/3/2025).
Baca juga: Viral Balita Diajak Mendaki Gunung Kerinci, Ayah Sudah Kenalkan Sejak Usia 4 Bulan, Pendakian ke-22
Identitas Pendaki
Dua orang pendaki wanita dikabarkan meninggal dunia, yaitu:
Elsa Laksono
Lilie Wijayati
Mereka mengalami Acute Mountain Sickness (AMS) atau penyakit ketinggian. Sementara itu, dua pendaki lainnya, Indira Alaika dan Saroni, juga mengalami gejala AMS, namun kondisinya stabil.
Keempat pendaki ini mulai menunjukkan gejala AMS sejak Jumat (28/2/2025), saat berada di area bawah Puncak Carstensz Tembagapura. Untuk korban selamat, mereka telah berhasil dievakuasi ke Timika.
Elsa Laksono
Elsa Laksono merupakan seorang pendaki perempuan asal Malang, Jawa Timur, yang lahir pada 24 Juli 1965.
Elsa menghembuskan napas terakhirnya dalam perjalanan turun dari Puncak Carstensz akibat gejala AMS yang dideritanya. Jenazahnya kini disemayamkan di RSUD Kabupaten Mimika.

Lilie Wijayati
Baca juga: Bocah 5 Tahun Sudah Taklukkan 39 Gunung, Ingin Daki Gunung Rinjani, Pendakian Pertama Usia 7 Bulan
Perempuan asal Bandung, Lilie Wijayanti Poegiono, meninggal dunia.
Dia merupakan warga Jalan Mochamad Romadhan, No 63C, RT 002 RW 001, Desa Cigereleng, Kecamatan Regol, Kota Bandung. Jenazahnya masih berada di area Gunung Carstensz Pyramid dan direncanakan akan dievakuasi pada Senin (3/3/2025).
Rencananya, jenazah kedua korban akan diterbangkan ke Jakarta pada Senin besok menggunakan pesawat Lion Air.
(TribunTrends.com/Dika Pradana/Tribunnews)
Sumber: TribunTrends.com
Lisa Mariana Sesumbar Status Janda Gemoy, Terungkap Kondisi Rumah Tangga: 'Baru Tadi Pagi Ditalak' |
![]() |
---|
Asal Usul Sintya Cilla, Ngaku Hamil Anak DJ Panda: Dapat Uang dari Medsos, Blak-blakan Penghasilan |
![]() |
---|
Lisa Mariana Sering Singgung Soal Janda, Rumah Tangga dengan Doris Setiawan Tak Baik, Suami Minggat |
![]() |
---|
Alasan Denny Sumargo Mau Bantu Sintya Cilla: Ngaku Diblok, Dituduh Open BO, DJ Panda Tak Mau Tes DNA |
![]() |
---|
Sintiya Cilla Buka-bukaan Chat dengan DJ Panda sebelum Hamil, Intens sebelum Ketemu di Solo |
![]() |
---|