Berita Viral
Teka-teki Hilangnya CEO Startup 'Kecilin' Christopher Farrel, Keluarga Tak Lapor Polisi: Mengapa?
Inilah teka-teki hilangnya CEO Startup Kecilin Christopher Farrel di Pantai Pandan Payung, Bantul.
Editor: Dika Pradana
TRIBUNTRENDS.COM - Menghilangnya CEO startup 'Kecilin' Christopher Farrel Millenio Kusuma di Pantai Pandan Payung, Bantul, D.I. Yogyakarta hingga kini masih diselimuti teka-teki.
Bagaimana tidak, telah menghilang hampir satu minggu, namun keluarga dari Christopher Farrel tidak membuat laporan ke pihak kepolisian. Tentu hal tersebut menimbulkan tanda tanya bagi sejumlah pihak.
Farrel, yang merupakan CEO dari start-up Kecilin.id, diketahui hilang di Pantai Pandan Payung, Kretek, Bantul, Yogyakarta, pada Minggu (9/2/2025).
Berita ini menjadi perhatian banyak pihak, apalagi mengingat Farrel yang masih berusia 25 tahun, merupakan salah satu CEO termuda yang sukses mendirikan start-up kompresi data.
Farrel, yang akrab disapa demikian, pertama kali diketahui hilang setelah barang-barang pribadinya ditemukan oleh seorang warga bernama Yasminah di pantai tersebut.
Barang-barang yang ditemukan meliputi ponsel, sepatu hitam, jaket hitam, kaos, dan delapan lembar surat yang terbungkus dalam plastik putih.
Surat-surat tersebut berisi permintaan maaf Farrel yang ditujukan kepada ibunya, istrinya, serta penemu surat, untuk menghubungi keluarganya.
Keluarga Farrel, yang tinggal di Jetis, Kota Jogja, mengonfirmasi bahwa Farrel telah pergi tanpa kabar selama empat hari sebelum dinyatakan hilang.
Meski demikian, pihak keluarga tidak membuat laporan resmi kehilangan di Polres Kretek saat pertama kali mendatangi kantor polisi.
Keanehan muncul ketika pihak kepolisian menerima pesan singkat melalui WhatsApp yang menyatakan bahwa Farrel sudah ditemukan di Jakarta bersama keluarganya, meskipun sebelumnya pihak keluarga mengaku mendapat kabar duka tanpa melaporkan hilangnya Farrel.
Profil Farrel: CEO Termuda dengan Jejak Karir Menjanjikan
Christopher Farrel Millenio Kusuma adalah pria kelahiran 1 Januari 2000, yang terkenal sebagai CEO termuda di bidang teknologi.
Ia mendirikan Kecilin.id, sebuah start-up kompresi data, pada usia 18 tahun setelah bekerja di Google selama tujuh bulan.
Farrel masuk Google berkat temuannya mengenai algoritma kompresi game yang dikirim ke GitHub, yang akhirnya menarik perhatian Google.
Pada usia 17 tahun, Farrel sudah melakukan riset terkait implementasi Machine Learning dan AI untuk kompresi data.
Karyanya ini membawa Farrel ke markas Google di California pada 2017, di mana ia bekerja dalam proyek pengembangan algoritma kompresi data untuk Google Photos.
Setelah bekerja di Google, Farrel mendirikan Kecilin.id, yang memanfaatkan teknologi tersebut untuk mengatasi masalah penyimpanan data, transfer data yang mahal, dan lambat.
Saat ini, Kecilin mengkompres sekitar 115TB data setiap hari.
Masalah Hukum yang Terkait dengan Farrel
Pada November 2024, Farrel dilaporkan ke Polres Sleman atas dugaan penipuan investasi. Farrel diduga meminjam uang sebesar Rp 150 juta dengan janji akan mengembalikannya setelah menyelesaikan proyek pemerintah senilai Rp 13 miliar.
Namun, sejak Agustus 2024, Farrel tidak dapat dihubungi, sehingga pelapor melaporkannya ke kepolisian.
Farrel kini terjerat Pasal 378 dan 372 KUHP terkait penipuan dan penggelapan, meskipun belum diketahui apakah hilangnya Farrel di Pantai Pandan Payung ada kaitannya dengan masalah hukum tersebut.
Tanggapan Kepolisian dan Tim SAR
Kepolisian Polres Bantul, melalui Kasi Humas AKP I Nengah Jeffry, menyatakan bahwa meskipun keluarga Farrel telah datang ke Polres Kretek dan tidak melapor tentang kehilangan.
Namun, mereka telah mengembalikan barang-barang pribadi Farrel yang ditemukan.
Hingga saat ini, tim SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III Pantai Parangtritis belum melakukan pencarian lebih lanjut di Pantai Pandan Payung, meskipun mereka tetap memonitor situasi.
Situasi yang Masih Mengundang Pertanyaan
Kisah ini menyisakan banyak pertanyaan. Mengapa keluarga Farrel tidak melaporkan kehilangan tersebut meskipun barang-barangnya ditemukan di pantai?
Apa kaitannya dengan masalah hukum yang sedang dihadapi Farrel? Dan apakah kabar tentang keberadaannya di Jakarta benar adanya?
Hingga kini, pihak kepolisian dan keluarga belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai hal ini.
Yang pasti, hilangnya Farrel memunculkan misteri yang semakin mendalam, dan masyarakat menantikan klarifikasi lebih lanjut mengenai nasib CEO muda ini. Sebuah kisah yang penuh teka-teki, yang semoga segera terungkap dengan jelas.
| Nasib Briptu BTS: Niat Hati Cari Kepuasan dengan Rekam Polwan Mandi, Berujung 11 Tahun Demosi |
|
|---|
| Akhirnya Dicopot! Kejati Sumut Sebut Penggantian Danke Rajagukguk Adalah Sanksi Kasus Amsal Sitepu |
|
|---|
| Korban Pelecehan Mahasiswa FH UI Emosi, Ambruk di Sidang Setelah Maki Pelaku: Lu Tahu Isi Grup Itu |
|
|---|
| Bela Anak, Lupa Korban: Heboh Grup Chat Ortu Mahasiswa FH UI, Minta Pelaku Pelecehan Tak di-DO |
|
|---|
| 16 Mahasiswa FH UI yang Lecehkan 27 Orang Punya Jabatan di Organisasi Kampus, Kini Terancam DO |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/CEO-KECILIN-HILANG-SosokChrist.jpg)