Kunci Jawaban
Kunci Jawaban Mulai dari Diri Modul 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai Kebajikan Pemimpin
Simak kunci jawaban Mulai dari Diri Modul 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin
Editor: Galuh Palupi
Simak kunci jawaban Mulai dari Diri Modul 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin
TRIBUNTRENDS.COM - Artikel ini membahas tentang kunci jawaban bagian Mulai dari Diri Modul 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin.
Mulai dari Diri merupakan tugas yang harus dikerjakan berdasarkan kasus yang diberikan.
Dalam artikel ini akan dibahas contoh jawaban kasus nomor dua, dilansir Tribun Trends dari akun YouTube Elisa Nurarofah pada Jumat (11/10/2024).
Kasus dua ini mengenai murid-murid kelas 8 SMP Pelita yang akan melakukan studi lapangan ke Taman Safari Cisarua Bogor.
Berikut penjelasan selengkapnya:
Kasus 2
Baca juga: Kunci Jawaban PMM Mulai dari Diri Modul 3.1: Kasus Ibu Dini Adalah Kepala Sekolah SMA Insan Gemilang
Hari ini murid-murid kelas 8 di SMP Pelita senang sekali karena mereka akan melakukan studi lapangan ke Taman Safari Cisarua Bogor sebagai bagian dari pelajaran Biologi.
Untuk mengikuti studi lapangan ini, setiap murid harus membayar biaya ekstra.
Ada 3 murid yang belum membayar oleh karena itu mereka tidak akan mengikuti studi lapangan ini, salah satunya adalah Danang, seorang murid yang sangat cerdas, suka belajar Biologi, dan bercita-cita menjadi seorang dokter hewan.
Murid-murid yang tidak bisa mengikuti studi lapangan sudah diberikan tugas pengganti oleh guru Biologi, yaitu mengamati hewan dan perilakunya, yang secara substansi sama dengan tugas yang dilakukan murid-murid lain yang berstudi lapangan ke Taman Safari.
Ketika murid-murid sedang sibuk mempersiapkan diri untuk naik ke dalam bus pariwisata yang akan membawa mereka ke Taman Safari, Ibu Dita, guru Biologi sekaligus ketua panitia studi lapangan ini, melihat Danang datang ke sekolah bersama orangtuanya.
Danang membawa ransel dan terlihat siap untuk bergabung dalam kegiatan ini.
Orangtua Danang mengatakan pada Ibu Dita bahwa anaknya sangat ingin mengikuti kegiatan ini, dan memohon agar Danang diperbolehkan mengikutinya dan mereka berjanji akan membayar dengan cara mencicil.
Ibu Dita bingung sekali dengan situasi tersebut. Akhirnya Ibu Dita pun mengajak orang tua Danang untuk bertemu dengan kepala sekolah, Pak Pandu.
Bila Anda berada dalam posisi Pak Pandu, apa yang akan Anda lakukan?
Menurut peraturan, Danang tidak bisa mengikuti program studi lapangan karena belum membayar biayanya, namun Pak Pandu sadar betul, kalau ia menerapkan peraturan itu, Danang akan sedih dan kecewa, karena ia sudah mempersiapkan diri dan sangat ingin mengikuti kegiatan, namun bila Pak Pandu memperbolehkan, bagaimana dengan murid lain yang juga belum membayar dan memutuskan untuk tidak ikut?
Jawaban Kasus 2
1. Siapa yang menghadapi dilema?
Pak Pandu, sebagai kepala sekolah.
2. Apakah dua kebenaran yang ada?
- Kebenaran pertama adalah Danang sangat ingin mengikuti studi lapangan dan telah mempersiapkan diri dengan baik.
- Kebenaran kedua adalah peraturan sekolah mengharuskan semua murid untuk membayar biaya sebelum mengikuti kegiatan, Danang belum membayar.
3. Adalah benar jika tokoh tersebut...
Memperbolehkan Danang untuk mengikuti studi lapangan.
Baca juga: 5 Kunci Jawaban Soal Reflektif Modul 2.3 Mulai dari Diri: Bagaimana Perasaan Anda Ketika Diobservasi
4. Karena...
Danang sangat antusias dan berpotensi mendapatkan pengalaman belajar yang berharga yang dapat mendukung cita-citanya menjadi dokter hewan.
5. Tapi benar juga jika dia...
Menegakkan peraturan yang ada dan tidak memperbolehkan Danang ikut.
6. Karena...
Jika Pak Pandu memberikan pengecualian kepada Danang, hal ini bisa menciptakan ketidakadilan bagi murid-murid lain yang juga belum membayar dan memilih untuk tidak ikut, sehingga dapat merusak kepercayaan pada peraturan sekolah.
7. Paradigma mana yang terjadi pada kasus ini?
Paradigma yang terjadi dalam kasus ini adalam dilema etika. Pak Pandu mempertimbangkan kepentingan individu (keinginan Danang untuk ikut) versus kepentingan kolektif (keadilan bagi semua murid dan penegakan peraturan).
8. Dilema......lawan......
Dilema individu (keinginan Danang untuk berpartisipasi dalam studi lapangan) lawan dilema kolektif (tanggung jawab Pak Pandu untuk menegakkan peraturan dan keadilan di antara semua murid).
9. Dapatkah lebih dari stu dilema, berlaku untuk kasus yang sama? Bila iya, yang mana dan mengapa?
Ya lebih dari satu dilema dapat berlaku untuk kasus yang sama, misalnya:
- Dilema antara kepentingan jangka pendek dan jangka panjang. Pak Pandu harus memutuskan antara memberikan kesempatan kepada Danang untuk belajar saat ini atau mempertahankan integritas peraturan yang bisa berdampak pada kepatuhan murid di masa mendatang.
- Dilema antara empati dan disiplin: Ia juga dihadapkan pada pilihan antara menunjukkan empati terhadap Danang dan kebutuhan untuk mendisiplinkan semua murid agar mengikuti peraturan yang ada.
Kasus ini menunjukkan tantangan yang dihadapi pemimpin pendidikan dalam menyeimbangkan antara empati terhadap siswa dan tanggung jawa untuk menegakkan peraturan dan keadilan. (Tribun Trends)
Sumber: TribunTrends.com
| Kunci Jawaban PAI Kelas 12 SMA Halaman 225: Penggunaan Filsafat Yunani dalam Ilmu Kalam |
|
|---|
| Kunci Jawaban PKN Kelas 11 Hal 157: Peran dan Tanggung Jawab Media Massa dalam Menjaga Keutuhan NKRI |
|
|---|
| Kunci Jawaban PAI Kelas 12 Halaman 276: Syarat Melakukan Ijtihad dan Contoh Far’u |
|
|---|
| Kunci Jawaban PKN Kelas 11 Halaman 158: Kelebihan Negara Kesatuan dengan Desentralisasi |
|
|---|
| Kunci Jawaban PAI Kelas 12 Halaman 250: Etos Kerja dan Motivasi Pelajar dalam Perspektif Agama Islam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/apa-perubahan-praktik-Anda-di-ruang-kelassatuan-pendidikan-yang-telah-Anda-lakukan.jpg)