Breaking News:

Keluarga Raja Yogyakarta

Curhat KPH Notonegoro Menantu Sultan Hamengkubuwono X Jadi Pangeran: Pesta? Kerja Terus Tanpa Cuti!

KPH Notonegoro pangeran Keraton Jogja suami GKR Hayu sempat curhat tentang kehidupannya sebagai seorang pangeran di Keraton Jogja.

Tayang:
Penulis: Amir M
Editor: Amir M
Instagram/@kph_notonegoro
KPH Notonegoro menantu Sultan Hamengkubuwono X 

TRIBUNTRENDS.COM - Kehidupan anggota keluarga Keraton Jogja selalu menarik untuk disimak.

Tak terkecuali sosok Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Notonegoro suami dari Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hayu.

Menantu Sultan Hamengkubuwono X ini sempat curhat tentang kehidupannya sebagai seorang pangeran di Keraton Jogja.

Baca juga: 7 Potret GKR Condrokirono Anak Kedua Sultan Hamengkubuwono X, Punya Anak Cowok Ganteng

Stereotip kehidupan para bangsawan yang identik dengan kemewahan, kenyamanan, dan pesta ternyata tidak dirasakan oleh KPH Notonegoro.

Dalam sebuah wawancara, pria dengan nama kecil Angger Pribadi Wibowo itu membeberkan bagaimana kehidupannya yang penuh dengan pekerjaan.

“Mana ada pesta-pesta, berkuda, minum teh, enggak ada itu.

Saya ini kerja, kerja, kerja,” ujar KPH Notonegoro pada 2021 lalu seperti dilansir AMINEF.

“Wong kadang Sabtu-Minggu aja saya itu jarang libur lho.

Dulu kerja di luar saya masih bisa cuti, jadi pangeran itu tidak ada cutinya,” lanjutnya.

Meski begitu, KPH Notonegoro dengan penuh tanggung jawab mengabdi di Keraton Jogja.

Dia menjabat sebagai Penghageng KHP Kridhomardowo.

Departemen di Keraton ini bertugas melestarikan dan mengembangkan kesenian termasuk diantaranya karawitan, tari, ukir, batik dan lain lain.

Pekerjaan KPH Notonegoro itu tampaknya cocok dengan penampilannya yang nyeni banget dengan rambut gondrong.

Memimpin Kridhomardowo sejak Juni 2018, Pangeran Haryo Notonegoro langsung melesatkan tari klasik, gendhing, hingga wayang wong keraton ke atas panggung kepopuleran.

Seni adiluhung yang sebelumnya tak begitu dilirik, kini dibanjiri penonton dalam setiap pementasan offline maupun online.

Di bawah manajemennya, departemen ini telah banyak mengukir prestasi.

Pentas di dalam dan di luar negeri pun kerap dijalani.

Baca juga: 7 Potret GKR Hayu Anak Keempat Sultan Hamengkubuwono X, Dulu Gelar Royal Wedding Dihadiri 4.500 Tamu

KPH Notonegoro menantu Sultan Hamengkubuwono X yang tampil santuy dengan rambut gondrong
KPH Notonegoro menantu Sultan Hamengkubuwono X yang tampil santuy dengan rambut gondrong (Instagram/@kph_notonegoro)

Seperti diketahui, KPH Notonegoro berasal dari kalangan biasa, bukan ningrat.

KPH Notonegoro memiliki nama kecil Angger Pribadi Wibowo.

Dia lahir di Jakarta, pada 27 Desember 1973.

KPH Notonegoro merupakan putra dari Kolonel Kavaleri (Purn) Sigim Mahmud dan Raden Ayu Nusye Retnowati.

Dia menghabiskan masa kecilnya di berbagai kota, mulai dari Jakarta, Bandung, Tangerang, Cimahi, Ambarawa, Salatiga, sampai Yogyakarta.

Bersekolah di SMA Negeri 3 Yogyakarta Padmanaba, KPH Notonegoro kemudian berkuliah di jurusan Hubungan Internasional di Universitas Gadjah Mada saat beranjak kuliah pada tahun 1992.

Pada tahun 2002, dia melanjutkan studinya di School of Economic Sciences, Washington State University, Jurusan International Development.

KPH Notonegoro menikah dengan GKR Hayu pada 2013.

Pernikahan mereka merupakan pernikahan terakhir putri Raja Keraton Yogyakarta Sultan Hamengkubuwono X.

Karena itu, pernikahan ini digelar lebih megah, dengan jumlah tamu lebih banyak serta perayaan yang lebih meriah.

Dalam rangkaian pernikahan ini, KPH Notonegoro dan Ratu Hayu dikirab dari keraton menuju kepatihan melalui jalan Malioboro.

Ratusan ribu masyarakat turut menyaksikan acara kirab tersebut.

KPH Notonegoro dan GKR Hayu telah dikaruniai satu anak.

Putra semata wayang mereka adalah Raden Mas Manteyyo Kuncoro Suryonegoro.

Royal wedding GKR Hayu dan KPH Notonegoro
Royal wedding GKR Hayu dan KPH Notonegoro (Antara/Noveradika// AFP PHOTO / LALA)

KPH Notonegoro pernah berkarier di UNDP (United Nations Development Programme), jaringan pembangunan dunia di bawah PBB yang mempromosikan perubahan dan menyediakan akses ke pengetahun, keahlian dan sumber daya yang diperlukan oleh masyarakat untuk memajukan kehidupannya.

Bekerja di UNDP Indonesia pada tahun 2006, dia langsung ditugaskan untuk menangani pemulihan pascabencana di Aceh yang baru saja dilanda tsunami, disusul penugasan ke Klaten dan Yogyakarta pascagempa besar yang sempat melumpuhkan daerah itu

KPH Notonegoro menjabat sebagai Assistant Country Director yang mengepalai unit Perencanaan, Pengawasan dan Evaluasi di UNDP Jakarta sejak 2010, sebelum akhirnya dipindahtugaskan ke Amerika Serikat pada tahun 2012.

(Tribun Trends/ Amr)

Tags:
Sultan Hamengkubuwono XKPH NotonegoroGKR Hayu
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved