Breaking News:

Berita Viral

Niatnya Amankan Tawuran, 2 Polisi di Padang Justru Tertabrak Ambulans, Sopir Jadi Tersangka

Dua polisi di Padang tertabrak ambulans saat hendak amankan tawuran, sopir jadi tersangka, hukuman bisa bertambah jika terbukti konsumsi narkoba.

Editor: jonisetiawan
Ilustrasi Grafis/Tribun-Video.com/Ist
Ilustrasi polisi di Padang tertabrak ambulans saat amankan tawuran. 

TRIBUNTRENDS.COM - Niatnya bubarkan tawuran, dua polisi di Padang justru ditabrak ambulans.

Dua personel Polresta Padang itu mengalami luka-luka dan kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Mereka adalah Bripda Aldo Fernando mengalami sakit pinggang dan Bripda Bagas Wira Nugraha mengalami luka lecet di tangan.

Sementara itu, polisi menetapkan sopir ambulans, J (41) yang menabrak dua polisi sebagai tersangka.

J dijerat Pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiyaan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Baca juga: Kelakuan Pegawai Puskesmas di Aceh, Pakai Mobil Ambulans untuk Edarkan Sabu-sabu, Langsung Dipecat

"Sudah ditetapkan sebagai tersangka. 

Sekarang ditahan di Mapolresta Padang," kata Kapolresta Padang, Kombes Pol Ferry Harahap kepada Kompas.com, Kamis (28/3/2024) di Mapolresta Padang.

Ferry mengatakan ancaman hukuman tersangka bisa bertambah jika kasus penyalahgunaan narkotika juga disangkakan.

"Untuk kasus sabunya masih didalami. Ini bisa jadi pemberatan bagi dia nantinya," kata Ferry.

Sementara untuk tiga orang penumpang ambulans, MB (36), MA (20) dan REP (38) masih berstatus saksi dan wajib lapor.

Ketiganya merupakan rekan dari sopir yang saat kejadian berada di dalam ambulans.

Ilustrasi Polisi ditabrak ambulans saat amankan tawuran di Padang.
Ilustrasi Polisi ditabrak ambulans saat amankan tawuran di Padang. (KOMPAS.com/NURWAHIDAH)

Sebelumnya diberitakan, amankan aksi tawuran, dua polisi di Padang, Sumatera Barat jadi korban tabrakan ambulans, Rabu (27/3/2024).

Dua personel Polresta Padang itu mengalami luka-luka dan kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Mereka adalah Bripda Aldo Fernando mengalami sakit pinggang dan Bripda Bagas Wira Nugraha mengalami luka lecet di tangan.

Menurut Ferry, peristiwa berawal dari adanya laporan warga adanya tawuran di Jalan Permindo Padang pada Rabu (27/3/2024) dinihari pukul 05.00 WIB.

Sesampai di lokasi, tiba-tiba datang ambulans dengan kecepatan tinggi menabrak petugas.

"Dua personel kita mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit," jelas Ferry.

Sementara dari hasil pemeriksaan diketahui, ambulans tidak membawa pasien, namun ada 3 orang penumpang di dalamnya.

"Dari hasil pemeriksaan juga diketahui sopir ambulans positif memakai narkoba," kata Ferry.

Kasus Lain: Ambulans Berlogo Partai Tabrak 5 Motor, Bukannya Berhenti Malah Kabur

Innalillahi, mobil ambulans menabrak lima sepeda motor di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (25/2/2024).

Ambulans yang terdapat stiker berlogo partai politik itu menubruk lima motor yang sedang parkir di sebuah warung kopi, Jalan Sidotopo Lor, sekitar pukul 15.30 WIB.

Bukannya berhenti untuk tanggung jawab, ambulans itu kabur setelah menabrak sejumlah motor.

Hal itu diungkap oleh pemilik salah satu motor, Muhammad Arians (19).

Beberapa warga sempat berusaha menghentikan ambulans itu, tetapi kendaraan tersebut tetap kabur.

Baca juga: Kelakuan Pegawai Puskesmas di Aceh, Pakai Mobil Ambulans untuk Edarkan Sabu-sabu, Langsung Dipecat

Ilustrasi mobil ambulans.
Ilustrasi mobil ambulans. (Photo by MOMEN AL-HALABI / AFP)

"Tadi ada yang berhentikan, sampai nggeletak (terjatuh) ke jalan, ada sekitar tiga orang," ujarnya, Minggu.

Dikutip dari Surya, ada warga yang sempat melempari ambulans itu dengan batu sampai kacanya pecah.

Namun, ambulans tersebut tetap kabur sambil melaju kencang.

"Ambulansnya juga dipukuli sampai pecah kacanya, tapi tetap kabur," ucapnya.

Ambulans melaju kencang

Arians mengatakan, insiden tersebut terjadi saat dirinya sedang nongkrong di warung kopi.

Mobil itu datang dari selatan ke utara, atau dari arah Jalan Simokerto ke Jalan Sidotopo, sambil melaju kencang.

"Itu ambulansnya kenceng, enggak menyalakan sirine," ungkapnya.

Ambulans tersebut tiba-tiba oleng ke kiri, lalu menabrak lima sepeda motor yang terparkir.

"Habis nabrak langsung mau kabur," tuturnya.

Sepengamatan Arians, ambulans tersebut hanya diisi dua orang pria yang merupakan sopir dan penumpang. Penumpang, kata Arians, hanya memakai kaus singlet.

"Anehnya, di belakang tidak ada jenazah atau pasien, tetapi kok melaju kencang," jelasnya.

Sepeda motor usai ditabrak ambulans diduga berlogo Partai Demokrat di Surabaya
Sepeda motor usai ditabrak ambulans diduga berlogo Partai Demokrat di Surabaya, Minggu (25/2/2024).

Sepintas, Arians sempat melihat ambulans tersebut memiliki logo sebuah partai.

Sementara itu, petugas Command Center 112, Aprilia S Karina, menuturkan, tidak ada korban dalam insiden ini.

"Lima motor, ambulansnya melarikan diri, semua ditangani kepolisian, korban nihil," terangnya.

Baca juga: Kelakuan Pegawai Honorer Puskesmas Aceh Utara, Nekat Antar Sabu Pakai Ambulans, Sopir Dipecat

Kasus ambulans tabrak motor ini tengah ditangani Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Kanit Laka Lantas) Polrestabes Surabaya Iptu Suryadi mengungkapkan, pihaknya sudah mengantongi nomor polisi ambulans itu.

Saat ini, polisi sedang mengejar ambulans bernomor polisi L 1890 AZ tersebut.

***

(TribunTrends/Kompas)

Sumber: Kompas.com
Tags:
tawuranPadangambulansnarkoba
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved