Breaking News:

4 Lapak di Kaligawe Semarang Dibongkar, Diduga Jadi Penyebab Banjir, Air Tersendat 'Sampah Menumpuk'

Empat lapak pedagang kaki lima (PKL) ilegal di Jalan Kaligawe Raya, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) dirobohkan Satpol PP.

KOMPAS.COM/Muchamad Dafi Yusuf
Petugas Satpol PP Kota Semarang, Jawa Tengah merobohkan lapak di Jalan Kaligawe Raya, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng). 

TRIBUNTRENDS.COM - Satpol PP di Semarang membongkar empat lapak pedagang kaki lima ilegal di Jalan Kaligawe Raya.

Pembongkaran tersebut dilakukan karena lapak-lapak tersebut diduga menjadi penyebab banjir.

Di bawah lapak tersebut terdapat banyak sampah yang menumpuk.

Baca juga: Nasib Pedagang di Puncak Bogor Getok Harga ke Wisatawan, Dapat Sanksi, Warung Bakal Tutup Sementara

Empat lapak pedagang kaki lima (PKL) ilegal di Jalan Kaligawe Raya, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) dirobohkan Satpol PP.

Perobohan itu dilakukan karena lapak tersebut disinyalir menjadi penyebab banjir di Jalan Kaligawe yang terjadi pada Selasa (14/11/2023) malam.

Petugas Satpol PP Kota Semarang, Jawa Tengah merobohkan lapak di Jalan Kaligawe Raya, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng).
Petugas Satpol PP Kota Semarang, Jawa Tengah merobohkan lapak di Jalan Kaligawe Raya, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng). (KOMPAS.COM/Muchamad Dafi Yusuf)

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, lapak semi permanen itu berdiri di atas saluran air dan menimbulkan banyak sampah.

"Di bawah lapak banyak sampah menumpuk," jelas Fajar kepada Kompas.com, Selasa (21/11/2023).

Dia menjelaskan, pembongkaran lapak ilegal itu dilakukan agar aliran air lancar. Selain itu, mendirikan bangunan di atas saluran air juga dilarang keras.

"Selama ini aliran air tersendat karena tertutup sampah rumput dan kayu.

Otomatis air membludak," kata dia.

Baca juga: Terekam CCTV, Aksi Emak-emak Penjaga Warung Lempar Toples Gagalkan Perampokan, Polisi Kejar Pelaku

Sebelumnya, lurah setempat juga telah mengirim pemberitahuan kepada para pedagang lapak ilegal tersebut.

"Terkait pembongkaran sudah kita komunikasikan melalui lurah," imbuh Fajar.

Selain menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Semarang,

Fajar juga tak ingin kecolongan terjadi banjir di Jalan Kaligawe saat puncak musim hujan mendatang.

"Kami tidak ingin kecolongan. Kita robohkan sekarang," paparnya.

Petugas Satpol PP Kota Semarang, Jawa Tengah merobohkan lapak di Jalan Kaligawe Raya, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Terekam CCTV, Aksi Emak-emak Penjaga Warung Lempar Toples Gagalkan Perampokan, Polisi Kejar Pelaku

Viral video memperlihatkan aksi heroik emak-emak penjaga warung di Makassar menggagalkan aksi perampokan.

Sebelumnya, video rekaman CCTV itu dibagikan oleh akun Instagram @infokejadian_kotamakassar yang kemudian menjadi viral.

Dari rekaman CCTV itu, diketahui peristiwa terjadi pada Rabu (1/11/2023) sekitar pukul 01.00 waktu setempat.

Baca juga: PILU Mama Muda Jadi Korban Perampokan, Ngaku Tak Punya Uang Cash, Perampok : Bisa Transfer Gak?

Nampak dari dalam warung, seorang ibu-ibu yang sedang menjaga tokonya.

Kemudian, ada dua orang yang datang ke warung tersebut.

Satu orang meninggalkan warung dan bersiap dengan motornya.

Sementara satu orang lainnya yang berjaket biru mengeluarkan busur dan mengarahkannya ke penjaga warung itu.

Orang berjaket biru itu nampak memberikan ancaman kepada penjaga warung.

Kemudian datang ibu-ibu lain dari dalam warung berusaha menghentikan aksi perampok tersebut.

Sontak, ibu-ibu penjaga warung yang tadi ketakutan mendapatkan keberanian untuk melawan perampok tersebut.

Ia melemparkan beberapa toples yang berisi permen ke arah sang perampok.

Perampok itu pun kocar-kacir kabur dan menghampiri temannya yang sudah berada di motor.

Baca juga: HEROIK! Bocah SD Gagalkan Aksi 3 Orang Jambret HP di Lampung, Pelaku Panik Dikejar Warga: Tolong!

Lantas seperti apa peristiwa sebenarnya?

Dari informasi dihimpun, peristiwa perampokan tersebut terjadi di sebuah toko kelontong yang terletak di bilangan Jalan Urip Sumiharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Ridwan JM Hutagaol mengatakan, pihaknya masih melakukan pengecekan terkait aksi dugaan perampokan tersebut.

"Kita lakukan pengecekan dulu, apakah (korban) sudah melapor, apakah mungkin laporannya di Polsek, apakah di Polres," jelas Ridwan, dikutip dari Kompas.com.

Kata Ridwan, pihaknya juga masih melakukan pengejaran terhadap pelaku berdasarkan ciri-ciri dari video viral tersebut.

"Iya kita lakukan penyelidikan, pasti kita kejar," tegasnya.

Perwira polisi berpangkat dua bunga melati itu juga mengimbau terduga pelaku untuk segera menyerahkan diri.

"Kita imbau secara persuasif kita memberikan imbauan agar dia menyerahkan diri ke pihak kepolisian, agar mempertanggung jawabkan perbuatannya," tandasnya.

Diolah dari artikel Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Tags:
berita viral hari iniSemarangbanjir
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved