Breaking News:

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Kok Bisa Yoris Punya 2 Jabatan di Yayasan Kasus Subang? Ketua Sekaligus Bendahara, Dilindungi Ayah

Yoris ternyata punya dua jabatan di yayasan kasus Subang. Jadi ketua sekaligus bendahara, meski ditegur dinas namun dilindungi ayah.

Editor: Suli Hanna
Kolase Ist
Yoris Raja Amarullah disebut-sebut bakal terseret jadi tersangka dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang. 

TRIBUNTRENDS.COM - Terkuak fakta baru, ternyata Yoris punya 2 jabatan di yayasan kasus Subang.

Tak hanya sebagai ketua namun juga jadi bendahara, bagaimana bisa Yoris memiliki 2 jabatan sekaligus?

Meski hal ini menyalahi aturan dan sudah ditegur dinas, namun Yoris dilindungi ayahnya, Yosef.

Bagaimana kabar lengkapnya?

Tak cukup rangkap jabatan, Yoris juga menjadi direktur di perusahaan penyedia barang yang bekerjasama dengan Yayasan Bina Prestasi Nasional.

Kini rumah Yoris turut digeledah polisi untuk penyidikan kasus pembunuhan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

"Rumah Yoris dan Mulyana," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jabar, Kombes Pol Surawan dikutip dari Tribun Jabar.

Baca juga: Yoris Bongkar Kelakuan Yosef, Dulu Punya Istri Satu Lagi tapi Bukan Mimin, Tuti Dipoligami Dua Kali?

Taktik Yoris Punya 2 Jabatan di Yayasan Kasus Subang
Taktik Yoris Punya 2 Jabatan di Yayasan Kasus Subang (Tribun Jabar/Youtube Diskursus Net)

Mantan bendahara Yayasan Bina Prestasi Nasional, Dedi mengungkap bahwa Yoris memiliki dua jabatan yakni ketua dan bendahara SMK sekaligus.

Dua jabatan itu diemban Yoris saat Iwan menjabat sebagai kepala sekolah SMK.

Menurut Dedi, sebenarnya kebijakan yang dilakukan Yoris dilarang dalam struktur organisasi pendidikan.

Bahkan kata Dedi, Dinas Pendidikan pun sudah memberi teguran terkait rangkap jabatan yang dilakukan anak pertama Yosef dan Tuti ini.

"Dari Dinas Pendidikan juga suka negur.

Gak boleh seorang dari yayasan, kan dari menhumkam, gak boleh rangkap jabatan," kata Dedi saat diwawancara Heri Susanto.

Bukan hal sulit bagi Yoris untuk mengemban jabatan apapun.

Kata Dedi, Surat Keputusan (SK) jabatan bendahara dibuat sendiri oleh Yoris sebagai Ketua Yayasan Bina Prestasi Nasional.

"Kalau SK kan bisa dibikin sama Yoris," katanya.

Meski sudah mendapat teguran, namun Yoris tetap dipertahankan.

Ia dilindungi oleh ayahnya, Yosef, yang kini menjadi tersangka kasus pembunuhan Tuti dan Amel.

Baca juga: Yayasan Yosef & Yoris Dapat Dana Miliaran tapi Sekolah Bobrok, Rincian Bocor, Eks Bendahara Gemetar

Bocor rincian kucuran dana BOS yang mengalir ke yayasan milik tersangka kasus Subang, Yosef. Hal tersebut diungkap oleh mantan bendahara Yayasan Bina Prestasi Nasional, Dedi
Bocor rincian kucuran dana BOS yang mengalir ke yayasan milik tersangka kasus Subang, Yosef. Hal tersebut diungkap oleh mantan bendahara Yayasan Bina Prestasi Nasional, Dedi (kolase Youtube)

"Mungkin bapaknya Yoris punya pengaruh ke dinas-dinas. Kan Pak Yosef pada kenal ke dinas subang, KCD," kata Dedi.

Dedi dan guru-guru menduga, teguran dari Disdik dan KCD hanya sebatas formalitas.

"Negur formalitas, supaya sekolah lain gak ikut-ikutan," kata Dedi.

Sebelumnya Yoris mengaku bahwa ia didepak dari Yayasan Bina Prestasi Nasional pasca pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Ia dicopot sebagai ketua yayasan oleh Yosef.

Kemudian Yoris kembali ke yayasan dengan menjabat sebagai kepala sekolah.*)

'Tobat Yah' Yoris Ungkit Tabiat Yosef, Sering Buat Tuti Nangis: Aa yang Suka Menghapus Air Mata

"Tobat, yah," Yoris minta Yosef sang ayah untuk bertobat.

Hingga kini Yosef masih menyangkal pengakuan Danu, hal ini bikin Yoris tak habis pikir.

Ia pun minta sang ayah bertaubat sambil mengungkit tabiat perilakunya dulu semasa Tuti masih hidup.

Bagaimana kisah lengkapnya?

Anak dan kakak korban kasus Subang, Yoris Raja Amanullah meminta ayahnya, Yosef Hidayah, untuk segera bertaubat.

Hal itu setelah Yosef ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Berdasarkan pengakuan Muhamad Ramdanu, Yosef tega menghabisi anak dan istrinya sendiri pada 18 Agustus 2021 silam.

Namun pengakuan Danu itu dibantah oleh Yosef.

Baca juga: Drama Itu Mimin Bohong Tak Pernah Ketemu Danu sebelum Kasus Subang? Yoris Beber Bukti: ke Rumah

Anak dan kakak korban kasus Subang, Yoris Raja Amanullah meminta ayahnya, Yosef Hidayah, untuk segera bertaubat.
Anak dan kakak korban kasus Subang, Yoris Raja Amanullah meminta ayahnya, Yosef Hidayah, untuk segera bertaubat. (Kolase Ist Youtube)

Yosef Hidayah hingga saat ini tidak mengaku telah membunuh Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

Bahkan Kuasa Hukum Yosef, Rohman Hidayat menyebut bahwa pengakuan Danu itu hanya karangan saja.

"Danu itu sudah membuat keterangan yang sama di Polres Subang, tetapi dia cabut lagi karena keterangan Danu pada saat itu bohong.

Apa yang menjamin keterangan hari ini adalah murni benar?," kata Rohman kepada TribunnewsBogor.com, Senin (24/10/2023).

Selain itu menurut Rohman, tak ada bukti lain yang ditemukan polisi berdasarkan pengakuan Danu.

Polisi menahan Yosef berdasarkan bukti bercak darah yang memang sudah diakui oleh tersangka.

"Itu dari cipratan air, dia tidak ngelak Itu ari bercampur darah.

Pengakuan Danu dan itulah (bercak darah) yang membuat Pak Yosef ditahan hari ini," kata dia lagi.

Rohman Hidayah pun menduga bisa saja ada pelaku lain yang disembunyikan oleh Danu.

"Atau mungkin saja ada orang lain, terus disebutkan Pak Yosef. Di antara 4 orang yang disangkakan, tidak ada yang bisa mengendarai mobil," tuturnya.

Baca juga: FIRASATNYA BENAR, Yoris Hancur, Pembunuh Ibu & Adik Ternyata Ayahnya Sendiri: Curiga Papa Terlibat

Pesan Yoris untuk Yosef Tersangka Kasus Subang, Minta Ayah Taubat
Pesan Yoris untuk Yosef Tersangka Kasus Subang, Minta Ayah Taubat (Youtube Trans TV/Facebook)

Terus-terusan membantah telah menghabisi Tuti dan Amel, Yoris pun meminta ayahnya untuk berhenti bersandiwara.

Yoris bahkan menangis pilu memikirkan nasibnya saat ini.

"Saya kehilangan semuanya," kata Yoris dikutip dari Youtube TRANS TV Official, Selasa (24/10/2023).

Yoris kehilangan ibu dan adiknya di tangan sang ayah.

Bahkan ayahnya itu saat ini juga ditahan karena perbuatannya.

Sebagai anak satu-satunya Yosef yang tersisa, Yoris pun meminta sang ayah untuk bertaubat.

Yoris juga meminta Yosef untuk berhenti membohongi publik.

"Tobat yah, jangan banyak sandiwara lah.

Udah jangan banyak drama, jangan banyak berbohong," kata Yoris.

Ia pun menyinggung perlakuan sang ayah dulu saat ibunya masih ada.

Baca juga: Yoris Nangis dan Syok Reaksi Kakak Amalia saat Tahu Yosef Pembunuh Kasus Subang, Langsung ke Makam

"Dari dulu kan Aa yang suka menghapus air mata mamah itu.

Udah lah, bertobat, itu aja sih," kata Yoris lagi.

Rupanya selama dua tahun ini hubungan Yoris dengan Yosef biasa saja.

"Tapi emang di perjalanan waktu 2 tahun itu emang ada kejanggalan di ayah saya itu," ungkap Yoris.

Menurutnya, Yosef membuat satu permintaan yang tak bisa ia penuhi.

"Jadi dia itu meminta saya terus untuk pindah rumah dekat di sekolah, dekat sama ibu tiri," katanya.

Ia pun tak tahu pasti apa alasan Yosef memintanya pindah.

"Dia alasannya ingin dekat aja, tapi perasaan saya agak beda. Padahal saya sendiri kan sudah ada rumah di Kaso Malang," kata Yoris lagi.

(TribunnewsBogor.com/ Sanjaya Ardhi,Vivi Febrianti)

Diolah dari artikel TribunnewsBogor.com (1) dan TribunnewsBogor.com (2)

Sumber: Tribun Bogor
Tags:
YorisSubangYayasan Bina Prestasi NasionalYosef
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved