Breaking News:

Berita Viral

Buntut Sopir Truk Diduga Dianiaya Wakil Ketua DPRD Depok, Korban Kini Lapor Polisi: Pundak Sakit

Viral di media sosial seorang sopir truk diduga dianiaya oleh wakil ketua DPRD Depok, kini korban melaporkan pelaku ke polisi

Editor: Nafis Abdulhakim
Instagram/depokhariini
Video Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Tajudin Tabri memerintahkan seorang sopir truk push up 

TRIBUNTRENDS.COM - Kasus belum rampung, ternyata sopir truk yang menjadi korban dugaan penganiayaan wakil ketua DPRD Depok lapor polisi.

Ia melaporkan tindakan yang dilakukan Wakil Ketua DPRD Depok Tajudin Tabri.

Sopir truk tersebut juga mengaku masih merasakan rasa sakit di pundak setelah kejadian.

Sempat beredar di media sosial Wakil Ketua DPRD Depok Tajudin Tabri terkait sikapnya yang meghukum sopir truk push up dan berguling-guling di aspal.

Kini sopir bernama Ahmad Misbah melaporkan dugaan kasus penganiayaan terhadapnya oleh Wakil Ketua DPRD Depok, Tajudin Tabri tersebut.

Baca juga: VIRAL Video Anggota DPRD Injak Pundak Sopir Truk, Suruh Push Up di Tengah Jalan, Kini Minta Maaf

Korban pun sudah melaporkan dugaan kasus penganiayaan ke Polres Depok dengan nomor laporan LP/B/2267/IX/2022/SPKT/Polres Metro Depok/ Polda Metro Jaya pada Jumat, (23/9/2022).

"Kalau di pundak sekarang sebelah kanan masih sakit kalau digerakkan, dia kan nginjak pakai sepatu," ucapnya.

Video Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Tajudin Tabri memerintahkan seorang sopir truk push up
Video Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Tajudin Tabri memerintahkan seorang sopir truk push up (Instagram/depokhariini)

Dan disisi lain, Wakil Ketua DPRD Depok, Tajudin Tabri berharap laporan tersebut bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

"Ini kan baru proses pelaporan, belum pemanggilan, di situ ada ruang untuk kita mediasi difasilitasi oleh pihak kepolisian. Intinya kita ambil khikmahnya saja," pungkasnya.

Menurut informasi dari Kompas.com pada hari  (24/9/2022) namun polisi akan mengupayakan pertemuan antara sopir truk dengan Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri yang telah menyuruh AM push up dan berguling di tengah jalan.

Baca juga: NASIB Anggota DPRD Pukuli Wanita di SPBU, Kini Jadi Tersangka, Terancam Dipecat dari Partai Gerindra

Pertemuan untuk memediasi AM dan Tajudin dijadwalkan pada Senin (26/9/2022).

 "Kepada penyidik, keduanya telah menyampaikan, Senin akan datang ke Polres (Depok) untuk menyelesaikannya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan saat dikonfirmasi, Sabtu (24/9/2022).

Meski AM telah melapor, Zulpan mengatakan, penyidik mengedepankan upaya restorative justice atau keadilan restorarif dalam menangani kasus tersebut.

 "Polisi yang menentukan, kan ada mekanisme restorative justice. Apabila sudah ada kesepakatan damai, akan difasilitasi," kata Zulpan.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved