Breaking News:

Terungkap Pelaku Pembakar Jemuran Warga, Ternyata Bocah SD di Jakarta Timur, Halusinasi Soal Bencana

Telah terungkap pelaku pembakaran jemuran warga, ternyata bocah SD di Jakarta Timur, ia berhalusinasi soal bencana

Editor: Nafis Abdulhakim
freepik.com
Ilustrasi kebakaran. Terungkap pelaku pembakaran jemuran warga di Jakarta Timur 

TRIBUNTRENDS.COM - Kini terungkap dalang pembakaran jemuran warga di Jakarta Timur.

Diduga dilakukan seorang bocah yang masih SD.

Motifnya diduga karena berhalusinasi soal bencana.

Baca juga: Viral Orang Tak Dikenal Bikin Geram, Nekat Bakar Jemuran Warga Jakarta Timur di 3 RT, Apa Motifnya?

Aksi nekat seorang bocah di Kramat Jati membuat heboh warga setempat.

Pasalnya bocah SD yang masih berusia 10 tahun itu membakar jemuran milik tetangganya di RW 11, Kelurahan/Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

Usut punya usut, ternyata bocah tersebut ber halusinasi.

Tangkapan layar video pembakaran jemuran di 3 RT di Kramatjati, Jakarta Timur.
Tangkapan layar video pembakaran jemuran di 3 RT di Kramatjati, Jakarta Timur. (Instagram @kabarjaktim)

Lantas bagaimana nasih bocah yang membakar jemuran tersebut ?

Akibat pemabakaran yang dilakukan si bocah, warga setempat sempat ingin melaporkannya ke pihak kepolisian.

Namun akhirnya kasus pembakaran jemuran tersebut berakhir damai setelah adanya mediasi antara warga dengan kedua orang tua terduga pelaku.

Dari hasil mediasi tersebut, diduga bocah yang berusia sekitar 10 tahun itu mengalami halusinasi karena ketika kejadian melihat makhluk tak kasat mata.

"Korban yang jemurannya dibakar sebenarnya sempat mau minta ganti rugi. Tapi karena kondisi ekonomi orang tua tidak bisa ya sudah," kata Ketua RT 04 RW 11 Trisno di Jakarta Timur, Kamis (22/9/2022).

Dari hasil mediasi, pengurus lingkungan dan warga hanya meminta agar anak yang masih duduk di bangku kelas IV SD itu lebih mendapat pengawasan.

Baca juga: Usai Viral Selamat dari Kebakaran, Warteg Barokah Kini Dipenuhi Coretan Warga: Konten Terus Bosque

Pasalnya kontur permukiman warga RW 11 berupa gang-gang kecil, sehingga bila terjadi kasus serupa dan api membesar kebakaran sulit dipadamkan.

"Sekarang penting warga sudah agak tenang. Yang penting anak itu diawasi, karena masih kelas IV SD. Mudah-mudahan dapat berubah, kasihan juga kita," ujarnya.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved