Breaking News:

NASIB Pilu Balita Tewas Usai Jatuh dari Lantai 3, Ditinggal di Kamar Hotel, Orangtua Asyik Karaokean

Seorang balita berusia 3 tahun tewas setelah jatuh dari lantai 3 sebuah hotel, ditinggal orangtua pergi karaoke.

Editor: Apriantiara Rahmawati Susma
Istimewa
Olah TKP di kamar tempat bocah 3 tahun yang terjatuh dari lantai tiga hotel Grand Central Pekanbaru, Senin (19/9/2022). 

Pemilik akun yang merupakan ayah dari bayi itu mengurai cerita pilu terkait kepergian buah hatinya.

Dalam foto itu tampak sang buah hati yang sudah tak bernyawa dan terbalut kain kafan.

Akun itu menuliskan jika dirinya nekat mengajak sang anak away dari Tegal ke Surabaya demi melihat Persebaya.

"Akhirnya saya belajar apa makna "Persebaya Sak Tekone Izrail" berkat ketololan yg terbungkus ego dan kesombongan saya.

Yg nekat mengajak anak sy yg berusia 6bln untuk away dari Tegal ke Surabaya demi melihat
@persebayaupdate
bertanding home perdana. Semoga cukup sy saja yg tolol," tulisnya.

Baca juga: CURIGA Ada Bau Busuk, Ibu Penasaran Buka Lemari Putrinya, Syok Temukan Mayat Bayi

Baca juga: PESTA Ulang Tahun Berubah Duka, Bayi 4 Bulan Disambar Monyet, Dilempar dari Atap hingga Tewas

Awalnya, pemilik akun bernama Al Fajri itu berangkat dari Tegal pada hari Sabtu sekitar pukul 17.38 WIB dengan mengendarai motor.

Ia sampai di Surabaya sekitar pukul 07.15 WIB pada keesokan harinya.

Saat sampai di Surabaya, sang anak sudah batuk dan nafasnya sesak.

"awal kami sekeluarga motoran dgn penuh antusias menyambut laga home perdana, budhal dari Tegal jam 17.38wib hari sabtu, smpe di surabaya jam 07.15wib hari minggu. anak sy batuk2 semacam ada dahak, nafas agak sesak. kemudian dibawa ke RS Ewa Pangalila daerah Gn Sari"

Bayi itu lalu dibawa ke RS Ewa Pangalila, namun karena peralatan yang tidak memadai, akhirnya dirujuk ke RSAL.

Akan tetapi ambulance untuk membawa pasien susah keluar sehingga mereka membawa sang bayi dengan motor.

Usaha mereka seakan tak berjalan mulus karena terhenti lampung merah di depan DTC Wonokromo dan perlintasan kereta api.

"namun tidak mendapatkan pertolongan maksimal, karena peralatan yg tidak memadai.

dan dirujuk ke RSAL disini awal malapetaka, karena ternyata mengeluarkan ambulance itu susah meski judulnya kami pasien rujukan.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved