Breaking News:

Hasil Jujur, Bharada E, Kuat Maruf, dan Bripka RR Tuntas Lewati Lie Detector, Ini Kata Dirtipidum

Bharada E, Kuat Maruf, dan Bripka RR telah melewati pengujian kejujuran di lie detector, hasilnya jujur

Editor: Nafis Abdulhakim
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E usai dimintai keterangan di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (26/7/2022). Rencananya kuasa hukum Bharada E akan mendatangi LPSK untuk melayangkan permohonan justice collaborator ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Senin (8/8/2022) besok terkait kasus Brigadir J. 

TRIBUNTRENDS.COM - Selain Putri Candrawathi, Bharada E, Kuat Maruf, dan Bripka RR juga melakukan uji kejujuran.

Ketiganya kini telah melewatii uji tersebut.

Hasilnya, penyidik menyimpulkan ketiganya jujur.

Timsus Polri melakukan tes uji kebohongan menggunakan alat lie detector terhadap tersangka pembunuhan Brigadir J.

Polri melakukan tes kepada tiga tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J, yakni Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Maruf.

Hasilnya ketiganya baik Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Maruf dinyatakan No Deception Indicated atau tanpa indikasi berbohong atau dianggap jujur.

Hal tersebut diketahui setelah penyidik menerima hasil sementara uji poligraf pada Selasa (6/9/2022) hari ini.

Baca juga: Uji Kejujuran, Keterangan Putri Candrawathi Berubah, Belum Terkuak Motif Pelecehan Sebenarnya

"Barusan saya dapat hasil sementara uji polygraph terhadap RE, RR dan KM, hasilnya No Deception Indicated alias Jujur," ujar Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian, saat dikonfirmasi, Selasa (6/9/2022).

Andi menegaskan bahwa uji polygraph bertujuan untuk memperkaya alat bukti.

Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo menyatakan, Bharada Eliezer yang kini berstatus justice collaborator, telah menceritakan motif pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo menyatakan, Bharada Eliezer yang kini berstatus justice collaborator, telah menceritakan motif pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. (WartaKota/Istimewa)

"Uji polygraph sekali lagi, saya jelaskan bertujuan untuk memperkaya alat bukti petunjuk," kata dia.

Sebelumnya, tiga tersangka itu sudah diperiksa menggunakan alat pendeteksi kebohongan.

Yakni Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Maruf (asisten rumah tangga Sambo).

Mereka telah terlebih dahulu diperiksa dengan menggunakan uji polygraph atau alat pendeteksi kebohongan.

Penggunaan alat lie detector untuk menguji tingkat kejujuran tersangka.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved