Breaking News:

Ayu Ting Ting Dilaporkan Polisi, 3 Orang Tewas di Karaoke Miliknya, Keluarga Korban Pertanyakan SOP

Nama Ayu Ting Ting terseret dan dilaporkan polisi lantaran ada 3 orang yang meninggal di karaoke miliknya

Editor: Nafis Abdulhakim
Kolase Instagram @@ayutingting92/TribunMedan
Ayu Ting Ting dilaporkan ke Polda Bengkulu terkait kasus tewasnya pemandu lagu di karaoke Ayu Ting Ting Bengkulu. 

TRIBUNTRENDS.COM - Kabar tak sedap datang dari kalangan selebritas, Ayu Ting Ting dilaporkan ke polisi.

Pelaporan tersebut lantaran ada tiga orang yang tewas di karaoke milik anak Ayah Rozak tersebut.

Diketahui, keluarga salah satu korban pertanyakan soal standar operasional prosedur (SOP).

Kabar tak sedap datang dari pedangdut Ayu Ting Ting.

Sang Biduan, Ayu Ting Ting kini harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Dirinya resmi dilaporkan ke Polda Bengkulu, Kamis (7/7/2022) malam.

Baca juga: Diisukan Selingkuh dengan Asisten Mirip Ayu Ting Ting, Raffi Ahmad Beber Fakta, Apa Respon Nagita?

Ayu Ting Ting terseret kasus meninggalnya dua pemandu lagu dan satu pengunjung tempat karaoke milik Ayu Ting Ting.

Peristiwa tersebut terjadi di Bengkulu pada akhir Juni lalu.

Adalah orangtua Sarah Aulia, pemandu lagu yang tewas didampingi kuasa hukumnya melaporkan artis Ayu Ting Ting atau yang bernama asli Ayu Rosmalina dengan tuduhan tindakan kelalaian sehingga menyebabkan tewasnya ketiga korban.

"Kita melaporkan Ayu Rosmalina alias Ayu Ting Ting, pemilik tempat usaha dan manajemen karaoke Ayu Ting Ting (ATT) Bengkulu, dengan dugaan pidana 359 KUHP tentang kealpaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain," ujar Reno Ardiansyah kuasa hukum keluarga Almarhumah, saat konferensi pers, Jumat (8/7/2022).

Ayu Ting Ting dan karaoke miliknya di Bengkulu
Ayu Ting Ting dan karaoke miliknya di Bengkulu (Kolase Tribun Medan)

Keluarga Sarah Aulia dan kuasa hukumnya mempertanyakan standar operasional prosedur (SOP) dari karaoke ATT terkait regulasi keluar masuknya makanan dan minuman serta peran dari Ayu Ting Ting selaku pemilik brand.

"Dalam aturannya, pengunjung tidak diperbolehkan membawa minuman dari luar, kalau pun membawa minuman dari luar harus dikenakan biaya tambahan dan tanpa pengecekan, sehingga ini menjadi tindakan pembiaran dari pihak pengelola karaoke," ujar Reno.

Saat ini pihak kuasa hukum juga telah diperkuat dengan adanya saksi kunci dalam kasus ini.

"Kita telah memegang saksi kunci yakni saudari Sella, yang merupakan teman korban yang ikut dalam kegiatan tersebut dan berhasil selamat," ungkapnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved