Breaking News:

SOPIR Truk Bikin Iba, Ditemukan Terikat Ngaku Dibegal, Ternyata Semua Hanya Siasat Licik

Awalnya sopir truk ini bikin iba. Ia ditemukan terikat dan ngaku dibegal. Namun kini terungkap siasat liciknya. Apa faktanya?

Editor: Suli Hanna
Instagram.com/kabarnegri
Sopir truk ditemukan dengan tangan terikat bikin iba, terungkap fakta sebenarnya 

Zulpan melanjutkan penjelasannya, keduanya bersekongkol melakukan rekayasa.

S mengikat Idrus lalu membuangnya di lokasi kejadian.

Idrus selanjutnya memberi pengakuan bohong kepada anggota kepolisian yang menolongnya.

Zulpan menyebut, kini Idrus sudah berhasil diamankan, sementara S masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Jadi pelaku ini bekerja sama dengan pelaku bernama Sardi yang masih DPO," jelasnya, dikutip dari Wartakotalive.com.

Baca juga: Marwan Tak Tenang, Ngaku 4 Tahun Dihantui Arwah Sopir Travel, Rahasia Terbongkar saat Datangi Dukun

Barang bukti 25 ton gula pasir dari kasus rekayasa pembegalan di Bogor.
Barang bukti 25 ton gula pasir dari kasus rekayasa pembegalan di Bogor. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Motif pelaku

Zulpan membeberkan, Idrus dan S merekayasa aksi pembegalan agar tidak dituntut ganti rugi oleh bosnya.

Sehingga kebohongan pelaku tidak menimbulkan kecurigaan.

Pada akhirnya rencana Idrus dan S terbongkar dengan polisi menemukan barang bukti gula di rumah pelaku.

"Kami amankan beberapa barang bukti termasuk truk pengangkut gula 25 ton di rumah Idrus," kata Zulpan.

Atas perbuatannya, Idrus dikenakan pasal berlapis yaitu Pasal 169 ayat 1 KUHP tentang turut serta dalam perbuatan jahat dan atau Pasal 372 KUHP tentang penggelapan.

"Dimana ancaman hukumannya adalah 10 tahun penjara," tambah Zulpan.

(Tribunnews.com/Endra Kurniawan)(WartaKotalive.com/Joanita Ary/Miftahul Munir)( Kompas.com /Tria Sutrisna)

Artikel ini diolah dari Tribunnews.com yang berjudul Fakta di Balik Viral Sopir Truk Ditemukan Terikat, Pura-pura Dibegal agar Bisa Gelapkan 25 Ton Gula.

Sumber: Tribun Sumsel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved