Breaking News:

Muncul Rencana Pembelian Elpiji 3 Kg Pakai MyPertamina, Warga Keberatan: Pake Aplikasi Jadi Ribet

Warga mengeluh dan merasa keberatan dengan rencana pembelian elpiji 3kg harus pakai aplikasi MyPertamina

Editor: Nafis Abdulhakim
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Agen gas di Jalan Limau, Gandaria, Jakarta Selatan, Senin (27/12/2021). Muncul rancana pembelian gas elpiji 3 kilogram menggunakan aplikasi MyPertamina 

TRIBUNTRENDS.COM - Tak hanya pertalite, kini muncul rencana pembelian elpiji 3 kilogram akan menggunakan aplikasi MyPertamina.

Hal tersebut pun mengundang respon berbeda-beda dari sejumlah warga.

Namun rencana tersebut dianggap kurang efektif dan membuat sebagian warga kesulitan.

Itu lantaran, tak semua warga memiliki ponsel untuk meninstall aplikasi tersebut.

Baca juga: Premium Dihapus? Pertalite Resmi Gantikan, Simak Harga BBM Pertamina Terbaru

Setelah Pertalite dan Solar, PT Pertamina Patra Niaga merencanakan penggunaan aplikasi MyPertamina untuk pembelian gas elpiji 3 kilogram (kg).

Sejumlah warga menilai rencana penggunaan aplikasi MyPertamina untuk pembelian gas elpiji 3 kg akan membuat mereka susah, terutama yang tidak punya HP (handphone).

Tampilan beranda aplikasi MyPertamina dan seorang warga membeli gas elpiji 3 kilogram dari agen gas di Jalan Lodan Raya, Pademangan, Jakarta Utara, Kamis (30/6/2022).
Tampilan beranda aplikasi MyPertamina dan seorang warga membeli gas elpiji 3 kilogram dari agen gas di Jalan Lodan Raya, Pademangan, Jakarta Utara, Kamis (30/6/2022). (Kolase aplikasi MyPertamina/TribunJakarta (Gerald Leonardo))

Salah satunya Asep (50), pemilik warung di Jalan Lodan Raya, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

 Asep mengaku tak setuju dengan adanya rencana yang dianggapnya bakal menyulitkan itu.

"Ya kagak setuju lah, masa harus pakai begituan? Bikin susah aja," kata Asep di warungnya, Kamis (30/6/2022).

Baca juga: Bukan Cuma Pertalite, Beli Elpiji 3 Kg Juga Bakal Pakai MyPertamina? Ini Kata Pihak Pertamina

Asep sehari-hari membeli gas elpiji 3 kg untuk kebutuhan memasak air di warungnya.

Selama ini, Asep membeli gas dari sebuah agen di Pasar Nalo, Pademangan Barat yang harga terbarunya Rp 22.000 untuk ukuran 3 kilogram.

Bagi Asep, bakal memakan waktu lebih lama apabila harus memakai aplikasi dari handphone untuk sekadar membeli gas.

"Biasanya kan langsung aja ngasih duit, kita dapet gasnya. Pake aplikasi mah jadi ribet," katanya.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved