Breaking News:

Main Twitter, IG hingga TikTok Bisa Sumbang Emisi? Ini Alasan Kenapa Sosmed Disebut Rusak Lingkungan

Benarkah main Twitter, Instagram, hingga TikTok dalam waktu tertentu bisa sumabng emisi yang bisa merusak lingkungan?

Editor: Suli Hanna
Pixabay
Ilustrasi iPhone berisi berbagai aplikasi 

TRIBUNTRENDS.COM - Pernah dengar isu kebanyakan main sosial media bisa rusak lingkungan?

Padahal, kehidupan sehari-hari tak lepas dari Instagram, Twitter, Facebook, hingga TikTok.

Kenapa sosial media tersebut disebut bisa sumbang emisi?

Keberadaan sosial media yang dianggap dapat membantu mempercepat penyampaian informasi dari berbagai belahan dunia ternyata juga dapat memicu timbulnya kerusakan lingkungan sekitar.

Sebuah situs web berbasis di Inggris, Compare the Market, meluncurkan sebuah alat penghitungan baru yang memungkinkan pengguna dapat mengetahui jejak karbon yang mereka hasilkan.

Situs Screenrant melansir, beberapa aplikasi seperti TikTok, Instagram, Pinterest, Snapchat serta Facebook meninggalkan jejak karbon yang berbahaya bagi lingkungan.

Baca juga: Viral di TikTok, Bagaimana Cara Ikut Tren Emoji Durian? Ternyata Cukup Lakukan Ini, Simak Langkahnya

Baca juga: Kreator TikTok Wajib Tahu, Ini 4 Aplikasi Edit Video di Laptop, Banyak Kelebihannya, Patut Dicoba!

Ilustrasi ponsel berisi berbagai sosial media
Ilustrasi ponsel berisi berbagai sosial media (Wio News)

Karbon yang dihasilkan dari sosial media di atas merupakan karbon jenis footprint.

Jejak karbon tersebut dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil yang diperlukan untuk menghasilkan energi listrik guna menjalankan perangkat ponsel saat bermain medsos.

Jika dalam setiap harinya pengguna menghabiskan waktu selama berjam- jam hanya untuk bermain sosial media, maka secara tidak langsung mereka telah menyumbang peningkatan karbon footprint yang tentunya dapat memberikan efek egatif bagi lingkungan.

Misalnya, kekeringan, berkurangnya sumber air bersih, cuaca ekstrem, bencana alam, dan lainnya.

Berdasarkan perhitungan fitur tersebut, aplikasi video TikTok ternyata dianggap sebagai penyumbang karbon terbesar dengan emisi 2,63 gCO₂Eq per menit.

Pada peringkat kedua adalah Reddit, sebuah website hiburan, yang dilaporkan menyumbang karbon 2,48 gCO₂Eq.

Peringkat selanjutnya adalah Pinterest dengan jejak karbon 1,30 gCO₂Eq, Instagram 1,05 gCO₂Eq, Snapchat 0,87 gCO₂Eq. Serta YouTube dengan total emisi karbon sebanyak 0,46 gCO₂Eq per menit.

Bahkan, beberapa sosial media lainya seperti Twitch diketahui juga turut menyumbang karbon sebesar 0,55 gCO₂Eq per menit, Twitter dengan 0,60 gCO₂Eq per menit, LinkedIn 0,71 gCO₂Eq per menit, dan terakhir Facebook dengan 0,79 gCO₂Eq per menit.

Baca juga: Bagaimana Cara Download Video Twitter? Simak Cara Mengunduh Bagi Pengguna Android, iOS, hingga PC

Baca juga: Pemblokiran Besar-besaran, Twitter, Facebook, YouTube, hingga TikTok Kompak Bekukan Akun Media Rusia

Ilustrasi ponsel Android.
Ilustrasi ponsel Android. (Pixabay)
Halaman
12
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved