Breaking News:

Spotify Ikuti Jejak Platform Raksasa Dunia, Kini Tutup Kantor di Rusia, Protes Invasi di Ukraina

Spotify mengikuti jejak platform raksasa dunia lainnya dalam menanggapi konflik Rusia-Ukraina. Kini tutup kantor di Rusia sebagai bentuk protes.

Editor: Suli Hanna
spotify.com
Aplikasi Spotify 

Permohonan serupa juga disampaikan salah satu promotor yang berbasis di ibu kota Ukraina Kyiv, H2D melalui akun Instagram resmi mereka dan meminta raksasa streaming seperti Apple Music dan Spotify untuk mengubah sikap "tidak ada politik dalam musik" mereka.

"Kami, artis Ukraina, ingin mengubah sampul album dan trek kami untuk menyampaikan informasi ini kepada pendengar kami dari Rusia dan di seluruh dunia.

Tapi ini tidak mungkin sekarang, karena platform streaming memegang posisi tidak ada politik dalam musik dan jangan lewatkan inisiatif kami.

Musik tidak bisa lagi keluar dari politik," tulis H2D dalam unggahannya di akun Instagram resminya, h2d.concerts.

Namun, sayangnya layanan streaming musik seperti Apple Music dan Spotify memiliki aturan tertentu terhadap pesan politik yang disampaikan di platformnya.

Buntut lain dari serangan ini adalah dibatalkannya tur dan konser di Moskow dan di Kyiv, salah satunya tur konser yang akan dilakukan oleh musisi dan mantan anggota One Directions Louis Tomlinson.

(TribunTechno.com/ Nur Febriana Trinugraheni)

Artikel ini diolah dari Tribunnews.com yang berjudul 'Spotify Tutup Kantornya di Rusia, Bentuk Protes Atas Invasi di Ukraina'.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved