Breaking News:

Twitter dan Facebook Turun Tangan, Ikut Lindungi Pengguna di Ukraina, Gunakan Fitur Privasi

Perang Ukraina-Rusia membuat Twitter dan Facebook turun tangan. Ikut lindungi pengguna di Ukraina dengan sarankan penggunaan fitur privasi.

Editor: Suli Hanna
freepik.com
Facebook dan Twitter berupaya lindungi pengguna di Ukraina 

TRIBUNTRENDS.COM - Perang Ukraina-Rusia menjadi perhatian dunia.

Banyak yang terdampak karena perang yang terjadi antara dua negara tersebut.

Menanggapi hal ini, Twitter dan Facebook tak tinggal diam.

Facebook ikut berperan melindungi pengguna di Ukraina, yang kini tengah menghadapi invasi dari Rusia.

Perusahaan yang dipimpin Mark Zuckerberg itu mengaktifkan fitur yang memungkinkan pengguna mengunci profil mereka di Facebook.

Fitur kunci profil merupakan akses cepat ke fitur privasi dan keamanan tambahan yang dapat digunakan pengguna.

Baca juga: TRENDING Twitter Warga Ukraina Ungkap Kondisi Mencekam, Sirine Perang Terus Meraung

Baca juga: Mirip Twitter, Donald Trump Luncurkan Media Sosial Sendiri, Kini Sudah Bisa Diunduh di App Store

Facebook Reels hadir di Indonesia.
Ilustrasi Facebook (KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto)

Dengan fitur ini, pengguna Facebook di Ukraina dapat mengunci profilnya, sehingga tidak sembarang orang dapat mengunduh atau membagikan foto profilnya.

"Saat profil mereka dikunci, orang lain yang bukan termasuk temannya (di Facebook) tidak dapat mengunduh atau membagikan foto profil mereka atau melihat postingan di linimasanya," kata Kepala Kebijakan Keamanan Meta, Nathaniel Gleicher.

Jejaring sosial ini juga membuat "Special Operations Center" dan membentuk tim khusus agar pengguna mengetahui perkembangan yang terjadi di Ukraina.

"Menanggapi konflik militer yang sedang berlangsung di Ukraina, kami telah membentuk Pusat Operasi Khusus untuk merespons secara real time.

Fasilitas ini dikelola oleh para ahli, sehingga kami dapat memantau situasi dengan cermat dan bertindak secepat mungkin," ujar Gleicher.

Upaya ini hampir selalu dilakukan Facebook di wilayah yang menghadapi kondisi darurat.

Sebelumnya Facebook juga mendorong pengguna untuk mengaktifkan fitur kunci profil di Afghanistan.

Perusahaan mencatat bahwa upaya ini sangat membantu jurnalis, aktivis dan pengguna lainnya yang berisiko menjadi target.

Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Jadi Trending Topik, Ini 8 Akun Twitter yang Bisa Diikuti agar Terus Update

Baca juga: APA Itu Wordle? Hits di Twitter, Banyak yang Bagikan Hasil Score Game Tebak Kata, Simak Faktanya

Twitter ikut lindungi pengguna di Ukraina
Twitter ikut lindungi pengguna di Ukraina (Tangkapan layar Twitter)
Halaman
12
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved