Breaking News:

PELURU

Wanita Menyesal Rampas Suami Orang, Ternyata Rumah dan Mobilnya Milik Istri Pertama

Setelah mereka menikah, wanita ini mulai curiga dan ternyata benar suaminya tidak memiliki pekerjaan tetap sama sekali.

Penulis: Amir M
Editor: Suli Hanna
understandingrelationships.com
Ilustrasi perselingkuhan 

TRIBUNTRENDS.COM - Harta menjadi salah satu alasan seseorang mau menjadi orang ketiga dalam sebuah hubungan.

Namun bagaimana jika harta itu miliki istri satau suami pertama, dan orang yang mendua ini hanyalah menumpang saja.

Hal itulah yang terjadi dalam kisah yang dibagikan oleh Pengacara Syarie dan Konsultan Hukum Islam asal Malaysia, Fahmi Ramli, melalui postingan di Facebook.

Baca juga: VIRAL Pedagang Sayur Cantik di Pasar, Usianya Masih 19 Tahun, Ini Sosoknya

Baca juga: VIRAL Pemotretan Pasangan Kakek Nenek Ini Bak Pengantin Baru Lagi, Sudah Menikah Selama 40 Tahun

Fahmi Ramli, pengacara asal Malaysia yang menceritakan kisah wanita yang menyesal rampas suami orang, ternyata rumah dan mobilnya milik istri pertama
Fahmi Ramli, pengacara asal Malaysia yang menceritakan kisah wanita yang menyesal rampas suami orang, ternyata rumah dan mobilnya milik istri pertama (ohbulan)

Dia menceritakan kisah seorang wanita yang dikatakan rela merebut suami orang lain karena harta.

Namun, wanita ini tampaknya menyesali tindakannya karena pria tersebut ternyata hanya menumpang pada kekayaan istri pertamanya.

"Seorang istri datang mengadu kepada saya untuk memutuskan perkawinannya dengan suaminya.

Wanita ini masih muda, di bawah 25 tahun, dan sudah lebih dari setahun menikah.

Rupanya dia menikah diam-diam di perbatasan Thailand karena suaminya sudah punya istri," tulis Fahmi Ramli membuka cerita.

Fahmi berkata kepada wanita itu, “Anda harus membuat Konfirmasi Nikah Poligami di Pengadilan Tinggi Syariah terlebih dahulu, baru Anda dapat melakukan gugatan cerai karena akta nikah Anda tidak berlaku di Pengadilan Malaysia ini.”

Menurut wanita ini, suaminya tidak ingin istri pertamanya tahu dan perselingkuhannya telah berlangsung selama beberapa tahun.

Awalnya, wanita itu mengira suaminyalah yang membawa mobil mewah dan dia pernah mendapatkan ponsel merek mewah sebagai hadiah.

"Dia saat itu hanya seorang mahasiswi di sebuah universitas.

Tidak memiliki ada pendapatan.

Ketika dia mendapatkan pria yang konon katanya kaya, dia merasa ada seseorang yang bisa mendukungnya secara finansial," terang Fahmi Ramli.

Ilustrasi
Ilustrasi (jw.org)
Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved