Breaking News:

Berita Viral

Setelah Banjir Bandang Menerjang, Ditemukan 5.600 Koin Perak Kekaisaran Romawi, Nilainya Fantastis

Viral penemuan 5.600 keping koin perak kekaisaran Romawi setelah banjir bandang menerpa Jerman

Penulis: Nafis Abdulhakim
Editor: Suli Hanna
M. HARRER, KMA/ZENGER via Newsweek
Sebastian Gairhos, kepala arkeologi kota di Augsburg, Jerman meneliti koin Zaman Kekaisaran Romawi 

TRIBUNTRENDS.COM - Banjir bandang menerpa Jerman hingga pemerintah setempat mendapat temuan benda sejarah.

Itu menjadi penemuan terbesar di salah satu negara bagian di Jerman tersebut.

Dilansir dari Newsweek pada Kamis (2/12/2021), setelah banjir bandang menerpa Bavaria ditemukan tumpukan koin perak dari Kekaisaran Romawi.

Jumlahnya pun mencapai 5.600 keping koin.

Diperkirakan koin tersebut berusia hampir 2.000 tahun.

Koleksi Seni dan Museum Augsburg mengeluarkan sebuah pernyataan, penemuan itu menjadi penemuan terbesar di Bavaria, Jerman selatan.

Koin perak tersebut dicetak dalam mata uang denarii Romawi.

Baca juga: Viral Pasangan Keliling Paris Naik Motor Bebek, Foto Bukan Editan, Ini Cerita Lengkapnya

Baca juga: Viral Pria Pilih Memaafkan Setelah Tahu Istri yang 21 Tahun Hilang Ternyata Nikahi Pria Lain

Koin perak yang dicetak dalam mata uang denarii Romawi ditemukan di dasar sungai berkerikil tua di Jerman dekat lokasi yang dulunya merupakan pangkalan militer Romawi.
Koin perak yang dicetak dalam mata uang denarii Romawi ditemukan di dasar sungai berkerikil tua di Jerman dekat lokasi yang dulunya merupakan pangkalan militer Romawi. (ANDREAS BRUCKLMAIR/KMA/ZENGER via NEWSWEEK)

Koin-koin itu ditemukan di dasar sungai tua berkerikil.

Lokasi ditemukan koin itu yang dulunya merupakan pangkalan militer awal.

Ribuan koin itu memiliki berat total 33 pon.

Koin kuno tersebut ditemukan selama pekerjaan penggalian setelah banjir menghanyutkan kota kecil Wertach.

Dalam pernyataan itu, koin tertua dicetak di bawah Kaisar Nero sekira 54-68 M.

Koin terbaru dicetak di bawah Septimius Severus, tak lama setelah 200 M.

Menurut pernyataan itu, koin-koin tersebut kemudian dianalisis di Universitas Tubingen.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved